GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bantuan Beras untuk Bencana Sumatera Seharga Rp.60 Ribu Disorot Publik, Begini Respon KPK

Bantuan beras senilai Rp 60 ribu yang digelontorkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) untuk korban bencana alam di Sumatera menjadi sorotan publik.
Selasa, 9 Desember 2025 - 17:54 WIB
Ketua KPK, Setyo Budiyanto saat menanggapi viral bantuan beras dari Kementan seharga Rp 60 ribu untuk Aceh, Sumbar dan Sumut seusai puncak acara peringatan Hakordia 2025 di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (9/12/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Bantuan beras senilai Rp 60 ribu yang digelontorkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) untuk korban bencana alam di Sumatera menjadi sorotan publik.

Harga beras tersebut viral seusai potret anggaran sejumlah bantuan logistik tersiar di media sosial. Publik yang melihat itu merasa janggal terhadap nominal harga beras tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi sorotan ini dengan menyatakan bahwa alokasi bantuan perlu pendalaman lebih lanjut. KPK juga akan tetap mengevaluasi apakah polemik harga beras tersebut masuk dalam kewenangan lembaganya atau tidak.

"Tentu, kami akan melihat apakah informasi tersebut sudah ada yang menangani atau belum. Apakah ini menjadi sebuah kewenangan dari KPK ataukah mungkin kalau sudah ada penanganan atau mungkin misinformasi dan lain-lain, ini kan masih perlu pendalaman," kata Setyo Budiyanto, Ketua KPK ditemui seusai puncak acara peringatan Hakordia 2025 di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (9/12/2025).

Sekarang ini, kata Setyo, KPK lebih memprioritaskan terhadap penanganan yang telah dilakukan oleh pemerintah kepada para korban.

"Kami saat ini lebih fokus pada apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah pusat maupun daerah dalam hal tanggap pencana. Mudah-mudahan saudara kita, keluarga kita yang ada di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh semuanya cepat pulih, sehat, dan bisa beraktivitas lagi," ucap Setyo.

Diberitakan, warganet heboh setelah melihat potret daftar total bantuan dari Kementan berupa barang dan dana senilai Rp 73 Miliar.

Dari total tersebut, bantuan senilai Rp 21 Miliar dalam bentuk barang seperti minyak goreng, beras, obat-obatan, pampers, mie instant, abon, sosis, gula, biskuit, telur, air mineral, susu dan lainnya. Sementara, untuk beras seberat 21,874 senilai Rp 1.312.450.000.

Hal tersebut kemudian memantik komentar warganet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lihat ada yang aneh gak pak ? beras Rp 1.312.450.000 dibagi 21,874 = 60 ribu/kg. Artinya, beras 15 kg harganya 900.000. Lebih buruk daripada tengkulak. Terakhir saya beli di Sidikalang harga beras 15 kg hanya 250 ribu. Beras yang saya beli bukan beras Bulog, tapi beras merek Kuku Balam," tulis akun rio.chandra.r2

Biro Komunikasi Kementan akhirnya buka suara terkait hal tersebut melalui akun resmi Instagramnya @itjenkementan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT