News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahasiswa UNY Ditangkap Pasca Kerusuhan di Mapolda DIY Agustus Lalu, Polisi: Terlibat Perusakan dan Pembakaran Fasilitas

Perdana Arie Veriasa, mahasiswa UNY ditangkap dan ditahan oleh aparat kepolisian pasca aksi unjuk rasa yang berujung anarkis di Mapolda DI Yogyakarta pada Jumat (29/8/2025) lalu.
Selasa, 30 September 2025 - 19:03 WIB
Bangunan Mapolda DIY pasca dibakar massa saat aksi unjuk rasa, Jumat (29/8/2025) lalu.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Perdana Arie Veriasa, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ditangkap dan ditahan oleh aparat kepolisian pasca aksi unjuk rasa yang berujung anarkis di Mapolda DI Yogyakarta pada Jumat (29/8/2025) lalu.

Penangkapan Perdana Arie terjadi pada Rabu (24/9/2025) di sebuah rumah wilayah Kalasan, Kabupaten Sleman. Kabar penangkapan staf BEM UNY itu dibenarkan oleh Rajesh Singh, Ketua BEM UNY.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Benar (Perdana Arie Veriasa) ditangkap Rabu sore, kita baru dapet kabar Kamis siang," kata Rajesh, Selasa (30/9/2025).

Mengetahui peristiwa tersebut, pihaknya segera koordinasi dengan LBH Yogyakarta maupun pihak keluarga dalam hal ini orang tua dari Perdana Arie.

Rajesh mengungkap, bila Perdana Arie ditangkap oleh rombongan polisi. Mulanya, aparat mencari keberadaan yang bersangkutan untuk keperluan sebagai saksi.

"Ada beberapa rombongan polisi yang berjumlah puluhan datang ke kediaman Arie di Kalasan. Waktu itu (polisi) bilang ke Satpam, bila Arie menjadi saksi. Setelah Satpam ini mengantarkan ke rumah Arie, tiba-tiba langsung diborgol dan dibawa ke Polda (DIY). Dalam dua hari satu malam, Arie langsung ditetapkan sebagai tersangka," terang Rajesh.

Hingga saat ini, pihaknya juga belum mengetahui tuduhan yang dilayangkan oleh polisi kepada Perdana Arie.

"Kemarin, kita juga coba untuk kontak dengan teman-teman LBH, masih belum mendapatkan respon mengenai BAP-nya," ucapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Perdana Arie Veriasa merupakan staf BEM UNY bidang sosial politik. Dia diketahui cukup aktif dalam penyaluran aspirasi, khususnya melalui aksi demonstrasi.

"Ketika aksi demonstrasi di tanggal 29 Agustus, Mas Arie sebenarnya sebagai korban. Dia dilarikan ke rumah sakit karena kejang-kejang terlalu banyak menghirup gas air mata. Lalu, dilarikan ke RS Bhayangkara," ungkap Rajesh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan adanya peristiwa ini, Rajesh berharap negara bisa lebih peduli kepada masyarakatnya yang sedang menyampaikan aspirasi. Serta, massa aksi yang ditahan bisa segera dibebaskan.

Terpisah, Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan menyampaikan, penangkapan PA terkait kasus dugaan perusakan dan pembakaran fasilitas di Mapolda DI Yogyakarta saat kerusuhan pada Jumat (29/8/2025) lalu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT