News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Periksa 5 Orang Kasus Dugaan Penganiayaan Petugas Parkir Mall JCM

Polres Sleman, DI Yogyakarta masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan penganiayaan oleh pengunjung kepada petugas parkir Jogja City Mall (JCM).
Senin, 18 April 2022 - 14:51 WIB
Tangkapan layar penganiayaan petugas parkir oleh pengunjung Mall JCM.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Kepolisian Resort Sleman, DI Yogyakarta masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan penganiayaan oleh pengunjung kepada petugas parkir Jogja City Mall (JCM). Polisi hingga kini sudah melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi, termasuk terduga pelaku.

"Untuk yang diperiksa saksi sudah ada lima orang. Yaitu termasuk dengan customer (pengunjung) maupun dengan yang dari pihak JCM," ujar Kasi Humas Polres Sleman AKP Edy Widaryanta saat ditemui di kantornya, Senin (18/4/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemeriksaan saksi-saksi ini, kata Edy, menyusul laporan dari korban AR yang dilakukan pada Minggu, 17 April kemarin. Korban melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan Pasal 351 KUHP, yang diduga dilakukan oleh tiga orang pengunjung mall.

Menurutnya, hingga saat seluruh pihak yang sudah dimintai keterangan masih berstatus sebagai saksi. Namun tidak menutup kemungkinan ada yang naik statusnya menjadi tersangka jika ditemukan cukup bukti dari hasil pemeriksaan.

"Dari beberapa saksi ini nanti kemungkinan bisa terjadi tersangka seandainya dari pemeriksaan dan cukup bukti dengan adanya bukti dan keterangan saksi yang mengerucut mengarah ke sana," terang Edy.

Selain memeriksa saksi-saksi, lanjut Edy, penyidik juga akan mengumpulkan barang dan alat bukti. Salah satunya dari rekaman CCTV yang mungkin ada di sekitar lokasi kejadian.

"CCTV mungkin juga akan kita periksa sebagai penguat untuk menentukan proses hukum selanjutnya," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah pengunjung mall diduga melakukan penganiayaan kepada petugas parkir JCM pada Minggu, 17 April 2022 sekitar pukul 14.30 WIB. Video dugaan pemukulan tersebut beredar luas di media sosial hingga menjadi viral.

Pemicunya adalah pengunjung tersebut tidak mampu menunjukkan karcis parkir mobil saat akan keluar. Petugas kasir parkir kemudian meminta pengunjung tersebut menunjukkan STNK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi nomor polisi dalam STNK tersebut berbeda dengan plat nomor yang terpasang di mobil. Adapun orang yang diduga melakukan penganiayaan berjumlah tiga, yakni dua laki-laki dan seorang perempuan. (Apo/Buz).

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT