News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

JPW Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Perusakan Nisan Makam Nasrani di Bantul

JPW mendesak Polres Bantul segera mengusut tuntas aksi perusakan nisan non muslim di Makam Ngentak, Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 19 Mei 2025 - 13:47 WIB
Penampakan nisan di Makam Ngentak, Kabupaten Bantul pasca dirusak oleh orang tak dikenal, Minggu (18/5/2025).
Sumber :
  • tvOne - sri cahyani putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Jogja Police Watch (JPW) mendesak Polres Bantul segera mengusut tuntas aksi perusakan nisan non muslim di Makam Ngentak, Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan.

Pihaknya berharap, identitas pelaku di balik aksi perusakan nisan makam ini segera terungkap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami berharap kasus perusakan makam salib ini segera dituntaskan. Jangan berlarut-larut. Siapa pun pelakunya harus di proses hukum," kata Baharuddin Kamba, Kadiv Humas JPW, Senin (19/5/2025).

Kasus perusakan makam di Bantul ini, lanjut Kamba, menambah daftar kasus serupa di wilayah DIY yang dikenal sebagai 'City of Tolerance'. Sehingga, sangat disayangkan kasus perusakan makam non muslim ini kembali terjadi.

JPW juga berharap, nantinya, apabila pelaku perusakan sejumlah makam ini ditangkap, pihak kepolisian tidak buru-buru menyebut bahwa pelaku merupakan 'orang gila' atau Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). 

"Jika melihat jumlah makam nisan salib yang dirusak yakni ada 10, kecil kemungkinan pelakunya tunggal," ucap Kamba. 

Kasus perusakan nisan makam nasrani di Makam Ngentak tersebut turut mendapat tanggapan dari pemuka agama setempat.

Pendeta GPdI Baturetno, Tinatius Jawariyanto tak menyangka terkait adanya perusakan nisan makam Nasrani di tengah kerukunan dan toleransi yang terjalin baik antar warga setempat.

"Ini sungguh-sungguh tidak terduga, entah ada oknum dan maksudnya apa, kami tidak mengetahuinya," kata Tinatius.

Tinatius juga menduga pihak yang melakukan perusakan makam telah merencanakan aksi. Pasalnya, beberapa makam lain disebutnya juga mengalami perusakan serupa, selain Makam Ngentak.

Diberitakan sebelumnya, setidaknya ada 10 nisan makam non Muslim yang dirusak, terdiri dari tiga nisan terbuat dari keramik dan tujuh nisan dari kayu.

Aksi perusakan oleh orang tak dikenal ini diperkirakan terjadi pada Minggu (18/5/2025) dini hari. Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki motif dari aksi perusakan nisan di Makam Ngentak ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Motif (perusakan) nisan masih dalam penyelidikan. Karena baru terjadi sekali selama ini," kata AKP I Nengah Jeffry, Kasi Humas Polres Bantul, Minggu (18/5/2025). (scp/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT