GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penyebab Tukin Dosen ASN Tak Bisa Cair, Ini Penjelasan Wamendikti-Saintek Stella Christie

Wamendikti-Saintek, Stella Christie ungkap penyebab kenapa tunjangan kinerja (tukin) dosen ASN Kemendikti-Saintek sejak 2020-2024 tidak bisa cair.
Selasa, 4 Februari 2025 - 21:47 WIB
Wamendikti-Saintek, Stella Christie, ditemui usai mengisi workshop di Sekolah Vokasi UGM, Selasa (4/2/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Wamendikti-Saintek, Stella Christie ungkap penyebab kenapa tunjangan kinerja (tukin) dosen ASN Kemendikti-Saintek sejak 2020-2024 tidak bisa cair.

Persoalan itulah yang kemudian memicu aksi demo serentak oleh Aliansi Dosen ASN Kemendikti-Saintek Seluruh Indonesia (Adaksi) pada Senin (3/2/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, ada dua poin penting yang perlu diketahui oleh publik. Poin pertama, tukin belum dilaksanakan di kementerian sebelumnya dalam hal ini Kemenristek-Dikti. Sebagaimana diketahui, Kemenristek-Dikti kini berganti menjadi Kemendikti-Saintek di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dikatakan Stella, sejak hari pertama kementeriannya di bawah kepemimpinan Mendikti-Saintek, Satryo Soemantri Brodjonegoro sudah banyak yang diperjuangkan agar tukin bisa dilaksanakan.

"Dan sudah banyak perubahan sejak hari pertama di Kemendikti-Saintek berdiri sehingga banyak sekali langkah-langkah yang sudah dilakukan," kata Stella ditemui usai mengisi workshop di Sekolah Vokasi UGM, Selasa (4/2/2025). 

Poin kedua, pencairan tukin tidak bisa terjadi hanya dengan keinginan Kemendikti-Saintek.

"Ini (pencairan tukin) hanya bisa terjadi lewat kerjasama dengan Kementerian/Lembaga (K/L) lainnya. Sehingga kita sungguh perlu kerjasama dari berbagai macam pihak. Sebab, harus ada kejelasan hukumnya," ucap Stella.

Ia mengakui persoalan ini rumit. Namun saat ini, kerjasama antar kementerian dan lembaga tengah dilakukan.

"Untuk bisa menghasilkan sebaik-baiknya yang akan mengikuti asas keadilan, tapi juga asas bahwa tukin itu adalah tunjangan kinerja," jelasnya.

Ditanya soal ancaman dosen untuk mogok mengajar bila tukin tak kunjung cair, Stella mengatakan hal tersebut bagian dari hak asasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, dirinya pun meminta kepada semua pihak untuk bekerjasama dalam memikirkan yang sebaik-baiknya dalam rangka memajukan pendidikan di negara ini. Sejatinya, Kemendikti-Saintek mendukung kesejahteraan para dosen. 

"Kami ada keterbasan-keterbatasan, namun pada asasnya kami mendukung. Tapi, bagaimana segala sesuatu bisa berjalan berdasarkan hukum tata negara yang ada dan anggaran yang tersedia. Mengingat keadilan pada seluruhnya bukan saja kepada dosen melainkan juga rakyat Indonesia," pungkas Stella. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT