News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gawat! Enam Sekolah di Sleman Terpapar Virus Covid-19, Puluhan Siswa Diisolasi

Kasus penularan Covid-19 di sekolah-sekolah Kabupaten Sleman, Yogyakarta terus meluas. Data Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman hingga hari ini tercatat ada 6 sekolah yang terpapar virus Corona.
Sabtu, 5 Februari 2022 - 00:57 WIB
Para siswa di Sleman saat akan menjalani isolasi di Asrama Haji Yogyakarta
Sumber :
  • Andri Prasetiyo
Sleman, DI Yogyakarta- Kasus penularan Covid-19 di sekolah-sekolah Kabupaten Sleman, Yogyakarta terus meluas. Data Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman hingga hari ini tercatat ada 6 sekolah yang terpapar virus Corona.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ke-enam sekolah tersebut terdiri dari jenjang SD serta SMP. Dari enam sekolah tersebut ada puluhan siswa dan guru yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan terpaksa diisolasi.
 
Kasus pertama ditemukan di SD dan SMP Al Azhar di Kapanewon Mlati. Data terakhir menyebut ada sekitar 60 siswa dan pengajar yang terpapar Covid-19, termasuk untuk jenjang SMA.

"Mereka sudah masuk isolasi di isoter Asrama Haji, Alhamdulillah tidak ada penambahan kasus lagi, tracingnya sudah selesai," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Ery Widaryana kepada wartawan, Jumat (4/2/2022).

Ery melanjutkan, kasus kedua ditemukan di SMP Negeri 2 Depok, Sleman pada tanggal 31 Januari 2022. Saat itu ada satu orang pegawai bagian tata usaha (TU) yang terpapar Covid-19 setelah melakukan periksa mandiri.
 
"Setelah itu dilaksanakan tracing baik bagi guru maupun siswa yang kontak erat dengan jumlah 29 kontak erat. Ditemukan untuk guru 3 positif termasuk kepala sekolah, kemudian siswanya tidak ada hanya ditemukan 3 guru dan kepala sekolah," ungkapnya.
 
Kemudian kasus ketiga, kata Ery, ditemukan di SD Salman Alfarisi di Kapanewon Mlati. Kasus bermula saat ditemukan satu orang siswa terpapar Covid-19 kemudian dilakukan tracing terhadap satu kelas.
 
"Ditemukan 7 siswa positif dan 1 orang guru positif, ini sudah isolasi mandiri di rumah sudah berjalan sekitar 4 hari sampai sekarang dan kondisinya baik-baik saja," kata Ery.
 
Ditambahkan Ery, kasus ke-empat terjadi di SD Lukmanul Hakim, Kapanewon Ngaglik. Saat itu tanggal 29 Januari 2022 disinyalir ada satu orang siswa yang terpapar Covid-19.
 
Kemudian dilaksanakan tracing pada 49 siswa dan 10 orang guru di sekolah tersebut dan didapati ada 8 orang siswa dan 1 guru yang tertular Covid-19.
 
"Ini juga sudah isolasi mandiri beberapa hari dan kondisinya semuanya baik," ucapnya.
 
Sementara kasus kelima terjadi di SMPN 1 Ngaglik. Pada tanggal 31 Januari 2022 ada satu orang guru yang baru pulang dari perjalanan luar kota.
 
Setelah melakukan swab tes diketahui guru tersebut terpapar Covid-19. Kemudian dilakukan tracing pada guru dan siswa dan setelah keluar hasilnya ada 3 orang guru yang positif.
 
"Ternyata yang 3 guru itu sudah mengajar di kelas lain sehingga dilaksanakan tracing pada siswa sebanyak 200an siswa hasilnya keluar tadi pagi dari 200an tadi ada 4 siswa yang positif," terang Ery.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus terakhir terjadi di SD Negeri Cebongan, Kapanewon Mlati. Ery mendapat laporan ada 4 siswa di kelas 4 yang terpapar Covid-19. Kemudian pada hari ini tadi sudah dilakukan tracing oleh Puskesmas Mlati 2 terhadap semua kontak erat tapi hasilnya belum keluar.
 
"Mudah-mudahan semuanya mandali (aman terkendali) dan yang dinyatakan positif semua sudah isolasi, baik di rumah maupun di isoter dan Alhamdulillah semuanya terpantau baik-baik saja," pungkasnya. (andri/ade)
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT