GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkaca Kasus OTT KPK Haryadi Suyuti, Pegiat HAM dan Anti Korupsi Yogyakarta Beri Masukan Materi Debat ke KPU

Kasus korupsi yang menjerat Haryadi Suyuti, Wali Kota Yogyakarta menjadi catatan hitam bagi pemerintahan di daerah ini.
Rabu, 16 Oktober 2024 - 20:41 WIB
Koalisi Pegiat HAM dan Anti Korupsi Yogyakarta beri masukan terkait materi debat pada Pilkada 2024 kepada KPU, Rabu (16/10/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Kasus korupsi yang menjerat Haryadi Suyuti, Wali Kota Yogyakarta menjadi catatan hitam bagi pemerintahan di daerah ini.

Berangkat dari kasus tersebut, Koalisi Pegiat HAM dan Anti Korupsi Yogyakarta memberikan masukan terkait materi debat pada Pilkada 2024 kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koordinator Koalisi Pegiat HAM dab Anti Korupsi Yogyakarta, Tri Wahyu menyampaikan bahwa, materi yang diusulkan berkaitan dengan isu korupsi.

"Itu berkaca dari kasus korupsi Haryadi Suyuti, Walikota Yogyakarta dua periode yang terjerat OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan divonis tujuh tahun di LP Suka Miskin," kata Tri, Rabu (16/10/2024). 

Adapun, materi lainnya mengenai masalah penggusuran yang tengah marak di Kota Yogyakarta agar dihentikan.

Dari masukan tersebut, ia berharap materi pada debat Pilkada Kota Yogyakarta 2024 lebih kualitatif. Dibandingkan 4 Kabupaten lain di DIY, kata Tri, hanya Kota Yogyakarta yang kepala daerahnya tertangkap OTT KPK atas kasus suap terkait izin pembangunan apartemen.

"Dalam debat nantinya bisa menanyakan bagaimana sikap paslon atas kasus korupsi yang menjerat Haryadi Suyuti," ucapnya.

Dengan demikian, Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta terpilih nantinya dapat menciptakan tata kelola yang bersih.

Di lokasi yang sama, Ketua KPU Kota Yogyakarta, Noor Arsya Aryosamudro mengaku telah menerima masukan materi tersebut.

Dalam waktu dekat, beberapa masukan materi debat akan disusun oleh tim perumus yang beranggotakan Dekan Fisipol UGM, Rektor UKDW Yogyakarta, Wakil Rektor UAD, akademisi ekonomi dari UST, BPS, Bappeda serta kalangan difabel dan tokoh masyarakat.

Sebelumnya, KPU Kota Yogyakarta telah menerima masukan materi terkait persoalan sampah, pariwisata, produk UMKM, inklusivitas dan sikap toleransi.

"Minggu ini, mereka semua akan merumuskan materi debat sesuai keahliannya dan kesepakatan bersama," ucap Harsya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, mereka juga akan menandatangani pakta integritas bahwa tim perumus dan panelis tidak memberikan informasi apapun kepada tim pelaksana paslon Pilkada.

Rencananya, debat Pilkada 2024 dilaksanakan sebanyak tiga kali pada 7, 14 dan 21 November mendatang di lembaga penyiaran publik di Yogyakarta. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT