News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebanyak 207 Calon PPPK Pilkada 2024 di Gunungkidul Lolos Seleksi Administrasi

Sebanyak 207 pelamar panitia pemilihan kecamatan (PPK) Pilkada 2024 di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dinyatakan lulus seleksi administrasi dan seleksi tertulis.
Rabu, 8 Mei 2024 - 20:15 WIB
Pelaksanaan seleksi PPK di Kabupaten Gujungkidul, DIY, Selasa (7/5/2024)
Sumber :
  • ANTARA

Gunungkidul, tvOnenews.com - Sebanyak 207 pelamar panitia pemilihan kecamatan (PPK) Pilkada 2024 di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dinyatakan lulus seleksi administrasi dan seleksi tertulis atau Computer Assited Test.

Ketua KPU Gunungkidul Asih Nuryanti menyebutkan, total yang mendaftar PPK Pilkada 2024 sebanyak 223 pendaftar. Namun, sebanyak 16 orang tidak memenuhi syarat administrasi untuk menjalani tahap seleksi selanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Peserta yang gugur seleksi administrasi tidak memenuhi kriteria, baik dari domisili maupun kelengkapan berkas kesehatan. Sebanyak 207 pelamar yang lolos telah mengikuti seleksi tertulis," kata Asih Nuryanti, Rabu (8/5/2024).

Seleksi tertulis dilaksanakan di SMK Negeri 2 Wonosari pada hari Selasa (7/5/2024). Pelaksanaan tes tertulis didukung dengan fasilitas yang memadai seperti komputer, internet yang lancar, dan akses yang mudah untuk peserta tes.

"Pelaksanaannya berjalan lancar, tidak ada problem teknis yang menjadi hambatan dalam tes kali ini," katanya.

Asih mengatakan bahwa pelaksanaan tes tertulis hanya sehari dengan sistem kelulusan berdasarkan nilai dan peringkat peserta tes.

"Usai pelaksanaan tes tertulis, peserta yang dinyatakan lulus akan jalani tes wawancara nanti," jelasnya.

Ia mengatakan bahwa KPU membutuhkan lima orang PPK di tiap kecamatan dalam tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul 2024. Honor yang diberikan juga tidak berbeda dengan Pemilu 2024.

"Honornya masih sama sebesar Rp2,5 juta untuk ketua dan Rp2,2 juta untuk anggota," katanya.

Peserta tes PPK Kapanewon Karangmojo Sugeng Riyanto mengatakan bahwa tes tertulis berjalan lancar tanpa kendala yang berarti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sistemnya menggunakan komputer, selesai tes nanti nilai langsung dapat terlihat," kata Sugeng.

Waktu pelaksanaan tes, kata Sugeng, dengan durasi 90 menit dan jumlah soal 75 nomor tentang wawasan kebangsaan dan kepemiluan. (ant/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT