News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Libur Nataru, Pelaku Wisata di Sleman Diminta Jangan Aji Mumpung

Dinas Pariwisata Sleman meminta pelaku wisata tidak memanfaatkan momen libur Nataru untuk aji mumpung dengan nuthuk (menaikkan) tarif parkir dan tarif kuliner.
Sabtu, 16 Desember 2023 - 12:24 WIB
Pengunjung saat berfoto di Tebing Breksi, Sleman.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, tvOnenews.com - Ratusan ribu wisatawan diprediksi akan membanjiri destinasi wisata di Kabupaten Sleman pada libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Sejumlah destinasi wisata juga terus melakukan persiapan untuk menyambut para wisawatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Zayid meminta para pelaku wisata tidak memanfaatkan momen libur Nataru untuk melakukan aji mumpung.

"Jangan sampai nanti dengan kunjungan wisatawan yang melonjak melakukan aji mumpung dengan nuthuk (menaikkan) tarif parkir, terus kemudian (menaikkan harga) kulinernya. Itu tidak baik," kata dia, Jumat (15/12/2023).

Fenomena nuthuk atau menaikkan harga di atas batas kewajaran memang kerap terjadi saat momen libur panjang. Hal itu biasanya dilakukan para oknum dengan menaikkan tarif parkir atau harga makanan terlalu tinggi di lokasi wisata.

Menurut Ishadi, praktik nuthuk tersebut bisa memperburuk citra pariwisata di Sleman. Sehingga berdampak pada wisatawan yang kapok atau enggan datang kembali ke Kabupaten Sleman.

"Kami harap pelaku wisata untuk tetap menetapkan tarif sesuai dengan kewajarannya saja," terangnya.

Ishadi memastikan pihaknya akan melakukan tindakan tegas apabila ditemukan praktik nuthuk di lapangan. Apabila praktik tersebut ditemukan pada lokasi parkir yang masuk dalam kewenangan Dinas Perhubungan (Dishub), maka izinnya akan ditinjau.

Sementara jika tempat parkir yang bukan menjadi kewenangan Dishub, akan dikoordinasikan dengan pihak terkait. Bisa dengan kalurahan atau dengan aparat keamanan setempat.

Adapun jika praktik nuthuk ditemukan pada usaha kuliner di kios milik Pemda, maka akan dilakukan edukasi dan pembinaan kepada pedagang.

"Kalau kemudian selalu berulang, nanti akan kita evaluasi menyewa kiosnya. Karena dampaknya bukan hanya bagi orang itu saja tapi bagi seluruh komunitas yang berjualan di situ," tegas Ishadi.

Sebagai langkah pencegahan, Ishadi meminta para wisatawan untuk parkir kendaraan di tempat yang resmi. Hal ini akan meminimalisir potensi terjadinya praktik nuthuk yang dilakukan oknum parkir ilegal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ishadi juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menghindari hal tersebut terjadi. Mulai dari dinas perhubungan, kalurahan, maupun aparat keamanan.

Di sisi lain, Dispar Sleman juga telah melakukan edukasi kepada komunitas pedagang di lokasi wisata Tebing Breksi dan Kaliurang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan. (apo/dan)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT