GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Cabai Melejit di Pasar Beringharjo Yogyakarta, Pedagang Sebut Pembelian Menurun

Harga komoditas cabai jenis rawit merah di deretan pasar tradisional di Kota Yogyakarta melejit hingga Rp75 ribu per kilogram. Rekor tertinggi sepanjang 2023.
Rabu, 1 November 2023 - 11:42 WIB
Aktivitas di Pasar Beringharjo Yogyakarta
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, tvOnenews.com - Harga komoditas cabai jenis rawit merah di deretan pasar tradisional di Kota Yogyakarta melejit hingga Rp75 ribu per kilogram. Bahkan, harga banderol cabai yang jauh melonjak di atas rata-rata tersebut, tercatat menjadi rekor tertinggi sepanjang tahun 2023.

Salah satu pedagang di Pasar Beringharjo, Ida Habibah, mengatakan, harga cabai terutama untuk jenis rawit merah sudah melonjak sejak kisaran dua pekan terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lonjakan harga tersebut, selaras dengan peningkatan banderol 90 persen komoditas sayur mayur yang diperdagangkannya sehari-hari.

"Terus seminggu ini cabai naiknya sudah lima kali. Sekarang harganya Rp75 ribu. Ini rekor selama 2023. Lebaran kemarin saja nggak sampai segitu, paling tinggi Rp60 ribu," katanya, Rabu (1/11/23).

Menurutnya, kemarau panjang yang melanda sejumlah daerah penghasil sayur mayur, khususnya di wilayah DIY dan Jawa Tengah, menjadi penyebab utama fluktuatifnya harga cabai.

Akibatnya, para pedagang pun harus mengurangi stok, karena dilanda kekhawatiran harga cabai nantinya mendadak turun drastis.

"Hari ini sebenarnya turun di Rp70 ribu. Tapi, kami nggak mau nurunin harga dulu. Baru satu hari, kok, takutnya besok naik lagi," katanya.

"Stok juga mulai kita kurangi, khawatir kalau kulak banyak mendadak harganya turun drastis. Customer kalau harga turun itu pasti tahu," urai Ida.

Di samping itu, dengan harga yang semakin membumbung tinggi, para konsumennya pun turut mengurangi permintaan.

Sehingga, mau tidak mau, para pedagang harus rela mengambil keuntungan yang cenderung minimalis, asalkan komoditasnya laku di pasaran.

"Customer dari hotel dan restoran sekarang belinya sedikit-sedikit. Misal biasanya dua kilo, sekarang satu kilo saja. Ya, sudah, sekarang keuntungannya sedikit tidak apa-apa, sak olehe," ucapnya.

Lebih lanjut, Ida pun memaparkan, meski cabai rawit merah sudah memecahkan rekor banderol tertinggi selama 2023, masih terbuka kemungkinan harganya bakal melejit lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, di samping cuaca yang tidak menentu, kondisinya pun mendekati akhir tahun, yang lekat dengan siklus kenaikan harga kebutuhan pokok.

"Ada info bisa sampai Rp100 ribu. Apalagi, menjelang akhir tahun. Itu sudah kebiasaan. Momen. Ndilalah pas cuacanya nggak stabil seperti ini," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT