News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Musim Kemarau Petani di Gunungkidul Antisipasi Serangan Kera Ekor Panjang

Memasuki musim kemarau, para petani di Gunungkidul, Yogyakarta diminta waspada dengan adanya serangan kera liar di kawasan tersebut yang dapat merusak lahan.
Senin, 10 Juli 2023 - 11:50 WIB
Kera ekor panjang.
Sumber :
  • Tim tvOne - Lucas Didit

Gunungkidul, tvOnenews.com - Tidak hanya menyebabkan sejumlah wilayah di Gunungkidul, Yogyakarta, mengalami kekeringan dan krisis air bersih, ternyata kemarau juga memicu terjadinya potensi serangan kera ekor panjang di lahan pertanian milik warga.

Terkait hal ini, para petani diminta mewaspadai serangan ini sehingga lahan yang dimiliki tidak rusak atau gagal panen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Sustiwiningsih, berdasarkan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, serangan kera meningkat saat kemarau tiba. Selain akan keluar dari perbukitan untuk mencari air dan pangan, kawanan primata ini juga mendekati pemukiman warga.

"Karenanya kami himbau kepada para petani agar melakukan upaya antisipasi, karena kawanan kera ini juga menyerang lahan pertanian. Padahal kalau menilik dari ketentuan yang berlaku, hewan ini tidak boleh dibunuh dan hanya boleh dihalau," kata Sustiwiningsih, Senin (10/7/2023).

Upaya antisipasi kera ini diantaranya dengan menunggu lahan serta mengusirnya saat terjadi serangan kera. Bahkan untuk mengoptimalkan pengamanan, petani juga berinisiatif memasang jaring di ladangnya.

“Ya memang harus seperti itu agar lahan pertanian tidak rusak dijarah oleh kawanan kera,” ungkapnya.

Namun, lanjutnya, ada cara lain lagi yang bisa dilakukan yakni dengan menyediakan bak penampungan air di dekat lahan pertanian.

“Jadi bisa disediakan bak yang berisi air sebagai pengalih. Kalau tidak ada ya sudah pasti akan merusak tanaman,” lanjutnya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Hary Sukmono, mengatakan, serangan kera ekor panjang masih menjadi ancaman bagi petani.

“Kami berupaya membuat rumusan-rumusan dalam pengendalian,” kata Hary.

Menurut Hary, dibutuhkan penanganan serius dalam memgendalikan serangan monyet ekor panjang. Koordinasi antar instansi diantaranya dengan Pemerintah DIY dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dipandang perlu untuk dilakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Selain itu kita juga sudah berkoordinasi dengan panewu untuk memantau kejadian-kejadian serangan kera ekor panjang di wilayahnya masing-masing,” terangnya.

Ditambahkan dia, serangan tidak hanya di wilayah pesisir tetapi juga di wilayah luar seperti, Kapanewon Ponjong dan Semin. (ldhp/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT