News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Sebut Pelaku Penembakan Puskesmas di Sleman Lebih dari Satu

Kepolisian sudah berhasil menganalisa terduga pelaku penembakan puskesmas. Dari hasil analisa tersebut diperkirakan pelaku tidak hanya berjumlah satu orang.
Sabtu, 13 Mei 2023 - 15:46 WIB
Kapolresta Sleman AKBP Yuswanto Ardi.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, tvOnenews.com - Kasus penembakan di Puskesmas Depok 1, Maguwoharjo, Sleman, DIY, mulai menemui titik terang. Kepolisian sudah berhasil menganalisa terduga pelaku penembakan.

Kapolresta Sleman AKBP Yuswanto Ardi menyebut analisa tersebut berdasarkan dari pemeriksaan kamera CCTV di sekitar lokasi. Serta pemeriksaan sejumlah saksi yang berada di sekitar TKP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk pelaku, kami sudah menemui titik terang. Berdasarkan hasil dari analisa kamera-kamera pengawas atau CCTV dan saksi-saksi yang ada di seputaran TKP," kata Ardi, dikutip Sabtu (13/5/2023).

Ardi melanjutkan, dari hasil analisa tersebut diperkirakan pelaku tidak hanya berjumlah satu orang. Akan tetapi dimungkinkan lebih dari satu.

"Sementara belum bisa kita pastikan tapi paling tidak lebih dari satu," ungkapnya.

Mantan Kapolres Sragen, Jawa Tengah itu meminta doa dari seluruh masyarakat agar pelaku bisa ditangkap.

Serta bisa mengungkap motif dibalik aksi penembakan Puskesmas Depok 1 tersebut.

"Kami mohon doa restu sebentar lagi semoga bisa terungkap," ujar Ardi.

Di samping memeriksa CCTV, lanjut Ardi, polisi juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hasilnya, petugas menemukan besi berbentuk bulat berukuran kecil seperti gotri yang berjumlah 9 butir.

"9 ini kita belum bisa memastikan bagaimana ini dipergunakan apakah itu dengan ketapel atau dengan alat lainnya. Yang jelas telah adanya kerusakan barang berupa kaca," terangnya.

Sementara terkait waktu kejadian, Ardi memperkirakan terjadi antara pukul 21.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB. Sebab waktu pertama kali ditemukan proyektil Gotri sekitar pukul 05.00 WIB.

Adapun kerusakan yang ditimbulkan dari penembakan itu ada 9 titik perkenaan. Lima di antaranya adalah kaca jendela di bagian depan Puskesmas.

"Untuk kerusakan dengan jumlah titik perkenaan ada 9 titik perkenaan, dengan kerugian berupa pecahnya kaca-kaca. Namun demikian tidak ada korban jiwa dan tidak mengganggu pelayanan dengan adanya peristiwa ini," bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasca kejadian ini, Ardi meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan peristiwa semacam ini.

Ia juga sudah langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pemasangan CCTV dapat dijadikan sebagai salah satu syarat dalam proses perijinan pendirian bangunan yang mengarah ke jalan raya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT