News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gajah Liar Mengamuk di Aceh Tengah, 1 Warga Meninggal Dunia dan 2 Luka-luka

Seekor gajah liar mengamuk di perkebun warga Desa Kekuyang, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah. Dalam peristiwa tersebut dua orang mengalami luka dan satu meninggal dunia.
Senin, 6 Februari 2023 - 12:19 WIB
Korban amukan gajah liar sedang mendapatkan perawatan medis pihak rumah sakit umum Datu Beru Aceh Tengah
Sumber :
  • Tim TvOne/Chaidir Azhar

Aceh Tengah, Aceh - Seekor gajah liar mengamuk di perkebun warga Desa Kekuyang, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah. Dalam peristiwa tersebut dua orang mengalami luka dan satu meninggal dunia.

Seorang warga, Tabrani, mengatakan, peristiwa amukan gajah liar itu berawal dari keinginan warga yang ingin mengusir hewan besar tersebut dari kebun warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Awalnya kami ingin mengusir gajah liar tersebut yang sudah hampir satu pekan berada di area perkebunan warga, namun tiba-tiba gajah tersebut mengamuk dan menyerang warga," kata Tabrani, Senin (6/2/2023).

Lanjut Tabrani, gajah yang mengamuk tersebut langsung merusak sebanyak lima pondok dan menyerang warga yang ada di lokasi, sehingga membuat satu orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka.

"Satu warga meninggal dan dua luka-luka, selain itu sebanyak 5 pondok warga yang berkebun di rusak gajah liar tersebut," sebutnya.

Tabrani juga menambahkan, korban yang meninggal dunia atas nama Sufri (40) sudah dikembalikan ke rumah duka untuk disemayamkan, sedangkan korban yang mengalani luka sedang mendapatkan perawatan tim medis.

"Korban meninggal dunia atas nama Sufri usianya 40 tahun, warga Lampahan Kabupaten Bener Meriah, sedangkan yang luka adalah Miswan (56) warga Medan, satu lagi Safar (35) Kecamatan Bies Aceh Tengah, kini sedang mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Datu Beru," ucapnya.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Aceh Tengah, Abdaikan,  mengatakan, pihaknya kini sedang mencarikan solusi untuk mengusir gajah tersebut dari area perkebunan warga.

"Iya, benar ada satu ekor gajah mengamuk di area perkebunan warga di Kecamatan Ketol yang mengakibatkan satu warga meningga dunia dan dua luka-luka," jelasnya.

Selain terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait, pihak BPBD Aceh Tengah terus memantau keadaan warga yang luka di rumah sakit, pihaknya juga akan segera menyalurkan bantuan jangka panik pada para korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengani amukan gajah liar, sambil terus memantau keadaan warga yang luka akibat amukan gajah," terangnya.

BPBD Aceh Tengah juga mengimbau agar untuk sementara waktu warga tidak berada di kawasan amukan gajah, hal ini guna mengantisipasi jatuhnya korban lagi.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT