News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Oknum Pegawai Dirjen Pemerintahan Desa Subdit Wilayah III Kemendagri Ini Ditahan Polda Sumut

Laporan polisi, LP/B/121/VII/2022/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA pada tanggal 12 Juli 2022 lalu bergulir cepat. Penyidik Subdit III Jahtanras Dit Reskrimum Polda Sumut yang telah memeriksa terlapor satu kali, langsung menaikkan status perkara ini ke tahap penyidikan pada Jumat (13/1/2023).
Sabtu, 14 Januari 2023 - 22:00 WIB
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi
Sumber :
  • Tim TvOne/Yoga

Medan, Sumatera Utara - Laporan polisi, LP/B/121/VII/2022/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA pada tanggal 12 Juli 2022 lalu bergulir cepat. Penyidik Subdit III Jahtanras Dit Reskrimum Polda Sumut yang telah memeriksa terlapor satu kali, langsung menaikkan status perkara ini ke tahap penyidikan pada Jumat (13/1/2023).

Usai diperiksa, terlapor, Odi Satria Nugraha, oknum Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angakatan ke-25 yang merupakan alumni SMA Negeri 3 Medan ini langsung dijebloskan ke sel tahanan Dit Tahti Polda Sumut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tersangka sudah ditahan oleh penyidik Subdit 3 Jahtanras Ditreskrimum pada hari Jumat kemarin," ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Sabtu (14/1/2023).

Odi Satria Nugraha ditahan mulai 13 Januari 2023 usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka. 

"Odi sendiri bekerja di Dirjen Pemerintahan Desa Subdit Wilayah III Kemendagri.

Dia datang dari Jakarta ke Polda Sumut kemarin dan langsung ditahan,” lanjut Hadi.

Sebelumnya, Purna Institut Pemerintahan Dalam Negri (IPDN) ini dilaporkan karena diduga jadi calo calon praja dan sudah menipu korbannya hingga Rp670 juta.

Pelapor Chairunisa Nasution yang sempat dikonfirmasi menjelaskan, modus pelaku adalah membujuk dan menjanjikan adik korban bernama Sania Sarah untuk masuk ke sekolah IPDN, dengan imbalan sejumlah uang tunai.

Terkait bujuk rayu itu, korban mengaku mengalami kerugian mencapai Rp670 juta yang sudah disetorkan kepada pelaku.

"Terlapor ini modusnya mengaku ia adalah tangan kanan kepala BKN. Dengan dalih itu sehingga ia menyebut dapat dengan mudah memasukkan orang menjadi calon praja IPDN angkatan tahun 2022 dan PPPK 2023," kata Chairunisa.

Lebih jauh, Chairunisa menjelaskan, awalnya pelaku menawarkan jasa dengan jumlah uang sebesar Rp550 juta dan menjanjikan adiknya akan lolos dalam seleksi IPDN saat rekrutmen tahun 2022 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah menyetorkan ratusan juta kepada pelaku, ternyata adiknya tidak masuk dalam lampiran peserta yang lolos. Malah kemudian pelaku kembali meminta uang kepada keluarga korban dengan nilai Rp550 juta, dengan alasan agar bisa menggeser peserta lain.

"Alibi dia katanya uang itu buat nimpa anak jenderal dari Mabes Polri, yang juga dikatakan ikut dalam seleksi itu," aku Chairunisa, mantan presenter salah satu televisi swasta ini.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT