News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidak Jelang Natal dan Tahun Baru, BBPOM Aceh Temukan Makanan Kadarluarsa Disejumlah Swalayan di Meulaboh

Balai Besar Pengawas Obat Dan Makanan (BBPOM) Aceh menemukan bahan makanan kadaluarsa di salah satu distributor makanan di Aceh Barat saat menggelar sidak.
Sabtu, 17 Desember 2022 - 12:02 WIB
Sidak BBPOM Aceh
Sumber :
  • Chaidir Azhar

Aceh Barat, Aceh - Balai Besar Pengawas Obat Dan Makanan (BBPOM) Aceh menemukan bahan makanan kadaluarsa di salah satu distributor makanan di Aceh Barat, saat melakukan sidak pemeriksaan pangan rutin tahunan jelang Natal dan tahun baru (Nataru) di sejumlah distributor dan pedagang retail.

Makanan kemasan keduluarsa yang ditemukan BBPOM Aceh saat sidak tersebut tercampur dengan bahan makanan yang masih layak edar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengawas farmasi makanan ahli madya BBPOM Aceh, Hasnidar, menyebutkan dalam pemeriksaan itu pihaknya mendapati adanya makanan kadaluarsa saat melakukan sidak terhadap makanan dan minuman kemasan di sejumlah distributor dan pedagang ritail.

"Jadi program kita ini merupakan program rutintahunan itensifikasi pangan menjelang natal dan tahun baru. Itu kita lakukan kepada distributor pangan dan swalayan swalayan yang ada di Kota Meulaboh ini,"

 Dari tadi pagi sampai sekarang sudah ada sebelas sarana yang kita lakukan dari sebelas ada dua sarana tidak sesuai ketentuan, yang pertama terdapat PMS yang sudah expired dengan yang belum expired tapi sudah kita pisahkan," kata petugas pengawas farmasi makanan ahli madya, Hasnidar, kepada wartawan usai melakukan sidak makanan dan minuman di Suzuya Mall Meulaboh, Sabtu (17/12/2022).

Kata Hasnidar, usai menemukan makanan yang dianggap tak layak edar lantaran sudah kadaluarsa pihaknya langsung memusnahkan barang tersebut ditempat ditemukan oleh petugas pengawas dari BBPOM Aceh.

Hasnidar menduga adanya makanan kadaluarsa yang ditemukan di salah satu distributor dan salah satu swalayan tersebut lantaran pengelola dua sarana tersebut memiliki kesilapan sehingga tidak terpisahkan.

"Yang ditemukan bumbu masakan. Mungkin mereka silap ya pak ya belum terpisahkan, katanya itu memang barang sudah keluarsa," ucapnya.

Sebut Nidar, pihaknya hanya melakukan pemeriksaan terhadap makanan dan minuman ringan kemasan yang biasanya akan dijadikan parcel jelang Nataru.

Sebutnya, dalam pemeriksaan tersebut ada dua fokus yang diperiksa terhadap makanan dan minuman tersebut yakni masa berlaku serta izin edar. (kha/ade)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT