News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Hektar Tanaman Padi Gagal Panen Akibat Banjir Tidak Kunjung Surut

Ratusan hektar tanaman padi hampir panen di Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara, menjadi puso atau gagal panen akibat terendam banjir.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 16 Desember 2022 - 09:30 WIB
Petani di desa Bonan Dolok Siabu menunjukkan padi yang membusuk akibat terlalu lama terendam banjir
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Romulo Siregar

Mandailing Natal, Sumatera Utara - Ratusan hektar tanaman padi hampir panen di Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara, menjadi puso atau gagal panen akibat terendam banjir selama berhari-hari. 

Hujan yang tidak kunjung berhenti selama seminggu terakhir membuat debit air yang menggenangi sawah warga terus bertahan hingga membuat tanaman padi membusuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu daerah di Kabupaten Madina yang hendak memasuki masa panen adalah Kecamatan Siabu. Didaerah tersebut terdapat ratusan hektar sawah.

Namun, akibat cuaca ekstrim, ratusan warga gagal panen karena tanaman padinya sudah membusuk setelah terendam banjir selama berhari-hari.

Ketua kelompok tani Paya Kerek, Mansur Latif mengaku hampir semua anggota kelompoknya tidak bisa panen karena hingga Jumat (16/12/2022) persawahan mereka masih tergenang banjir setinggi satu meter.

"Ini luas ini pak, ratusan hektar ini kesana, mau panen ini pak, seharusnya seminggu lagi sudah bisa dipanen tapi sekarang semua membusuk, sudah lebih seminggu padinya tenggelam direndam banjir. Ini sudah rusak, kalau digiling nanti tidak akan jadi beras, hancurnya itu," ungkap Mansur Latif yang tidak bisa menyembunyikan kesedihannya.

Menurut Mansur Latif, selain curah hujan yang tinggi, banjir diperparah akibat jebolnya tanggul sungai Muara Batang Angkola dan sejumlah saluran irigasi di daerah tersebut.

"Tanggul disana jebol pak, airnya mengalir kesawah warga. ya secepatnya diperbaiki pemerintah, kami juga berharap agar pemerintah bisaembantu kami untuk musim tanam berikutnya," lanjutnya.

Sementara itu berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Madina, jumlah areal sawah yang terendam banjir sekitar 600 hektar.

Kadis Pertanian Kabupaten Madina, Siar Nasution, saat meninjau dampak banjir terhadap tanaman padi di Kecamatan Siabu, menyebutkan kerusakan tanaman padi tersebut akibat terlalu lama terndam.

"Inikan hujan terus, sungai Batang Gadis dan Batang Angkola yang meluap menggenangi sawah warga, yang gagal panen karena puso sedikitnya 171 hektar. Tanaman padinya terendam hingga bulirnya, kalau hanya setengah yang terendam mungkin masih bisa dipanen," terang Siar Nasution.

Siar Nasution menambahkan, Dinas Pertanian akan memperjuangkan semaksimal mungkin ke pemerintah pusat maupun provinsi dalam hal permohonan bantuan benih padi dan pupuk bagi petani terdampak banjir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Madina, akan sangat terbatas jika dibandingkan dengan luasan yang terdampak. 

“Banjir menggenangi areal pertanian di Kecamatan Siabu saat ini termasuk paling parah dari sebelumnya. Keuangan daerah sangat terbatas, ini akan kita perjuangkan semaksimal mungkin ke pemerintah pusat dan provinsi agar masyarakat bisa terbantu,” pungkasnya. (rsr/ree)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT