GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Disebut Sederet Barang Bukti TPPU Hasil Judi Merupakan Aset Angunan Bank-Berkas Pidana  TPPU Apin Bakim P19 Membal di Kejatisu?

Berkas perkara Tindak Pidana Pencucian Uang terkait judi yang juga dijerat ke Jonni alias Apin Bakim, Apin BK telah dilimpahkan oleh Polda Sumatera Utara.
Rabu, 7 Desember 2022 - 12:13 WIB
Apin BK, Kapolda Sumut, Gubernur Edy Rahmayadi, dan Ketua Kompolnas Benny Mamoto.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Yoga

Medan - Berkas perkara Tindak Pidana Pencucian Uang terkait judi yang juga dijerat ke Jonni alias Apin Bakim, Apin BK telah dilimpahkan oleh Polda Sumatera Utara. Namun berkas itu membal alias P19 dan telah dikembalikan oleh pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan diterima penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditresrimsus). Diduga hal ini terkait dengan aset yang telah disita senilai R 151,9 miliar adalah aset agunan pinjaman Apin BK ke sejumlah Bank Swasta.

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara saat ini masih terus menelusuri aset bos judi kelas kakap yang sudah sekian belas tahun menguasai bisnis perjudian online dan judi lainnya. Di mana pria muda berusia 34 tahun bernama Jonni alias Apin Bakim alias Apin BK adalah bos besarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasca ditangkap di luar negri dalam pelariannya, pria miliarder ini dijerat pasal perjudian dan juga tindak pidana kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) untuk dimiskinkan.
 
Namun kenyataannya, disebut sebut aset Apin Bakim ini masih banyak berserak diluar. Dimana aset fantastis ini diperoleh Apin Bakim hanya dari bisnis perjudiannya sekian belas tahun lamanya. Sehingga kasus TPPU ini masih bergulir ditangani penyidik Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara.
 
Dalam alur proses penyidikan, penyidik dari Subdit II Fiskal Moneter dan Devisa (Fismondev) Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara sudah pernah mengirimkan berkas acara pemeriksaan (BAP) Jonni alias Apin Bakim ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Akan tetapi dikembalikan karena dinyatakan belum lengkap atau berkas P19.
 
Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya pelimpahan itu. Dan ia juga menjawab berkas pelimpahan kasus TPPU Jonni alias Apin Bakim dikembalikan Penyidik Kejatisu.
 
"Untuk aset, masih ditelusuri terus. Sedangkan berkas sudah pernah kami limpahkan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, tapi masih dikembalikan atau belum lengkap (P19)," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi, kepada awak media, Selasa (6/12/2022).
 
Lalu Hadi mengatakan bahwa pihak penyidik akan kembali mengirim berkas itu ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Kamis 8 Desember 2022 mendatang.
 
"Mudah-mudahan, jika tidak ada kendala dalam waktu dekat akan kembali di kirim ke kejaksaan, makanya proses penyidikan TPPU yang menyasar ke aset-aset Jonni alias Apin Bakim masih kita kejar,” terangnya.
 
Sementata sederet aset Jonni alias Apin Bakim yang telah disita senilai Rp 151,9 Milyar merupakan aset agunan pinjaman ke sejumlah Bank Swasta,  Hadi juga memberikan penjelasan menohok.
 
"TPPU Jonni alias Apin Bakim masih dalam proses, ya. Itu intinya,” ujar Hadi.
 
Terpisah, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Yos Arnol Tarigan mengaku bahwa mereka masih menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).
 
"Nanti jika berkas sudah diterima, pastinya akan dipelajari. Tim Kejaksaan akan meneliti, apakah berkas itu sudah lengkap atau belum. Kita tunggu saja berkas itu dari penyidik Subdit Fismondev Ditresrimsus Polda Sumatera Utara," terangnya.
 
Sebagaimana diketahui, pihak Ditresrimsus Polda Sumatera Utara telah menyita aset milik Apin BK alias Jonni bos judi sebanyak Rp 159,1 Miliar. Aset itu terdiri dari rumah toko (Ruko), tanah dan puluhan jet ski dan dua kapal Yacht.
 
Kasus ini terungkap saat Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra langsung memimpin penggerebekan lokasi perjudian di Kompleks Cemara Asri, Selasa 9 Agustus 2022 dini hari lalu.
 
Ternyata hasil penggeledahan, totalnya ada 18 ruangan mengoperasikan beberapa website, ada 18 jenis judi online. Selain itu, tim juga mengamankan 264 layar monitor 150 CPU, 24 unit laptop, 105 handphone, 19 buku tabungan, 26 ATM, kartu Telkomsel 560 buah, 20 unit CCTV. Omsetnya mencapai Rp 1 miliar per harinya.
 
Bisnis judi online, khusus di  Warung Warna-warni, kawasan Komplek Cemara Asri ini baru empat bulan berjalan. Namun bisnjs judi online lainnya sudah berjalan sekian lama. (YSA/LNO)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT