News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Relawan Lampung Bangun Fasilitas MCK dan Pengobatan Gratis di Lokasi Gempa Cianjur

Sejumlah relawan Provinsi Lampung membangun fasilitas MCK dan memberikan pelayanan kesehatan serta pengobatan gratis bagi para korban gempa bumi di Cianjur.
Sabtu, 3 Desember 2022 - 13:42 WIB
Relawan Lampung membangun fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) bagi korban gempa bumi di Cianjur.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Puji

Cianjur, Jawa Barat - Sejumlah relawan Provinsi Lampung membangun fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) dan memberikan pelayanan kesehatan serta pengobatan gratis bagi korban gempa bumi di Cianjur Provinsi Jawa Barat.

Rombongan relawan tersebut berangkat ke Cianjur, Jawa Barat, sejak Rabu (23/11/2012) dengan tujuan untuk membantu dan meringankan beban para korban gempa bumi selama sepekan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Adapun tujuan tim relawan Lampung ke Cianjur, berbagi dan melakukan pengobatan serta membangun MCK yang layak bagi pengungsi. Lalu, kita lakukan pengobatan gratis, membagikan terpal dan sembako serta mengadakan trauma healing bagi anak-anak korban gempa, rujukan medis dan pengobatan keliling," kata Ketua Forum Rescue Relawan Lampung Aris Gibrant, saat dihubungi Sabtu (03/12/2022).

Aris mengungkapkan kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Cirumput, Desa Baru Lega, Kecamatan Ciguenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dengan donasi dari para relawan dan donatur.

Ia menegaskan, bahwa kegiatan seperti ini sudah sering dilakukan semenjak berdirinya Forum Rescue Relawan Lampung, seperti gempa Palu, Gunung Semeru erupsi, banjir bandang Lebak, Tsunami Kalianda dan sekarang gempa Cianjur.

“Pada prinsipnya kami dari para relawan bisa menunjukan kepada masyarakat bahwa kami peduli dengan kegiatan-kegiatan sosial,” tegas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Relawan Lampung yang diberangkatkan merupakan perwakilan dari Forum Rescue Relawan Lampung, Double Cabin Indonesia Chapter Lampung, Forum Relawan Bencana, Basarnas Kantor Lampung, PMI Lampung, Dinkes Lampung, Dinkes Lampung Timur, RSUD Abdul Moeloek dan Banser Lampung.

Kemudian, sebagai personel pendukung adalah 3 dokter, 6 perawat, 3 bidan, 4 PMI, 2 dari RSUD Abdul Moeloek, 3 dari Basarnas Lampung, 4 dari Dobel Cabin Indonesia Chapter Lampung, 6 dari FRRL dan 6 dari Banser Lampung. (puj/wna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT