News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berhasil Mengatasi Krisis Pangan, TNI-Polri di Tebo Bantu Warga Panen Cabai

Warga di Desa Sidorejo, Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi akhirnya berhasil mengatasi krisis nasional dalam menghadapi inflasi kerawanan pangan di daerah, dengan cara menanam cabai hingga masa panen.
Jumat, 4 November 2022 - 17:23 WIB
TNI Polri dan Kelompok Tani Menunjukkan Hasil Panen
Sumber :
  • Tim TvOne/Tarmizi

Tebo, Jambi - Warga di Desa Sidorejo, Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi akhirnya berhasil mengatasi krisis nasional dalam menghadapi inflasi kerawanan pangan di daerah, dengan cara menanam cabai hingga masa panen.

Warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Sidodadi, di Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo tersebut berhasil menarik perhatian TNI-Polri untuk bersama-sama memanen cabai yang mereka tanam sejak beberapa bulan lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mari kita bersama-sama membantu pemerintah dalam penanganan inflasi dengan cara menanam cabai maupun tanaman pangan yang lain," kata Komandan Korem 042/Gapu Jambi, Brigjen TNI Supriono, pada Jumat (4/11/2022).

Atas hasil ini, dirinya juga mengajak kepada seluruh masyarakat di Jambi untuk memanfaatkan lahan kosong yang bisa ditanami tumbuhan yang cepat panen agar masyarakat tidak lagi terdampak krisis nasional. "Dengan menanam cabai ini, diharapkan seluruh masyarakat di Jambi mampu mengatasi krisis nasional dan dapat menjadi sentra produksi pangan," pintanya.

Sementara, Kepala Kepolisian Daerah Jambi yang juga hadir pada panen cabai tersebut menyampaikan bahwa terjadinya inflasi kerawanan pangan ini disebabkan oleh permintaan barang atau bahan baku yang banyak sementara bahan baku hanya sedikit. "Dari menanam cabe yang dilakukan oleh kelompok tani ini, tanpa kita sadari bahwa warga di Desa Sidorejo sudah menjadi pahlawan di Provinsi Jambi," sebut Kapolda Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono.

Ia juga berharap agar kegiatan di bidang pertanian seperti ini ditingkatkan secara terus menerus untuk menunjang kesejahteraan warga di Kecamatan Rimbo Ilir. "Kita berharap masyarakat lain juga bisa mencontoh Kelompok Tani Sidodadi ini dalam menghadapi krisis nasional yang tengah kita hadapi saat ini," pungkas Kapolda.

Kegaiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial, berupa bibit cabai dan pupuk NPK, serta mulsa dari Danrem 043/Gapu dan Kapolda Jambi kepada kelompok petani, dan warga yang membutuhkan. (tar/wna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT