News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tujuh Kecamatan di Aceh Tenggara Masih Terendam Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebut banjir setalah hujan dengan intensitas tinggi, masih merendam sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara.
Selasa, 1 November 2022 - 20:00 WIB
BPBA: Banjir masih rendam sejumlah kecamatan di Aceh Tenggara
Sumber :
  • Antara

Banda Aceh - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebut banjir setalah hujan dengan intensitas tinggi, masih merendam sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh.

“Kondisi terakhir, air masih tergenang di pemukiman masyarakat,” kata Kepala Pelaksana BPBA Ilyas melalui keterangan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di Banda Aceh, Selasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan banjir di Aceh Tenggara terjadi sejak Minggu (30/10) lalu. Banjir luapan tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah kabupaten setempat dalam hari terakhir.

“Sehingga memicu terjadinya banjir yang menggenangi rumah-rumah warga, pasar, dan sekolah serta menyebabkan jebolnya beberapa tanggul dan oprit jembatan,” kata Ilyas.

Data sementara BPBA, ada tujuh kecamatan yang terdampak meliputi Kecamatan Babussalam yang berjumlah satu desa, Lawe Alas sebanyak lima desa, Babul Rahmah enam desa, Darul Hasanah sebanyak satu desa, Bambel empat desa, Lawe Sigala-gala satu desa, dan Ketambe satu desa.

Dampak dari peristiwa itu, lanjut Ilyas, selain menyebabkan rumah penduduk yang terendam, banjir juga merobohkan pagar Puskesmas Uning Sigugur serta merendam lahan pertanian dan perkebunan masyarakat.

Kemudian juga mengakibatkan dua unit rumah warga terancam ambruk. Bahkan sebagian rumah tersebut telah dibongkar oleh pemilik rumah.

Selain itu, banjir juga mengakibatkan jebol oprit jembatan Natam di Darul Hasanah, jebol tanggul Sungai Lawe Kinga, Sungai Desa Muara Baru, Sungai Lawe Alas, bocornya pipa intake PDAM Lawe Sikap, terendamnya TK dan SD Tuhi Jungkat serta pasar tradisional Salim Pinim.

Kata Ilyas, untuk data sementara korban terdampak, sebanyak 230 jiwa dalam 58 kepala keluarga di Lawe Alas, 164 jiwa dalam 42 kepala keluarga di Babul Rahmah dan delapan jiwa dalam dua kepala keluarga di Lawe Sigala-Gala.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Wilayah lainnya masih dalam pendataan. Tidak ada pengungsi dan korban jiwa dalam peristiwa ini,” katanya.

Sementara itu, BPBD Aceh Tenggara terus melakukan kaji cepat dan pendataan serta mengerahkan anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian untuk penanganan banjir.(Ant/Jeg)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT