News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Atasi Banjir di Palembang, BBWS Siapkan Dua Pompa Besar Penyedot Air

Balai Besar Sungai Sumatera (BBWSS) VIII, menyiapkan dua pompa besar penyedot air dan 30 petugas yang bakal stanby di lapangan
Rabu, 19 Oktober 2022 - 08:07 WIB
Atasi Banjir di Palembang, BBWS Siapkan Dua Pompa Besar Penyedot Air
Sumber :
  • Tim Tvone/Pebri

Palembang - Balai Besar Sungai Sumatera (BBWSS) VIII, menyiapkan dua pompa besar penyedot air dan 30 petugas yang bakal stanby di lapangan untuk mengantisipasi banjir di Kota Palembang.

Kabid Operasi dan Pemeliharaan BBWSS VIII, Arlinsyah mengatakan saat ini kondisi Sungai Musi berada pada posisi surut di angka 0,90 centimeter, situasi keluar masuk air dari pompa Bendung lancar menuju sungai Musi lancar dan water storage [tampungan] hingga situasi di hilir sungai dalam keadaan normal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi unik, terdapat titik di dalam kota Palembang [Jalan Basuki Rahmat-Hotel Harper- PTC] debut air masih menggenangi ruas jalan, kita usahakan agar air bisa cepat surut dan aktivitas kembali normal," ungkap Arlinsyah, didampingi Kasatker saat dijumpai di lokasi, Senin (18/10/2022)

Berkaitan dengan penyebab genangan air, Arlinsyah menjelaskan ada simulasi pasang-surut sungai Musi. Menurut informasi dari BMKG Palembang terdapat titik puncak pasang-surut, puncak pasang terjadi pada saat sore hingga malam hari jika pada pagi hari hingga siang posisinya surut, tapi kemungkinan nanti akan pasang lagi.

Titik rawan genangan air, sambung Arlinsyah ada 15 lokasi, namun untuk yang terdampak yaitu ruas jalan simpang Polda, dan terparah di sini, Jalan Basuki Rahmat.

"Kita telah menerjunkan beberapa personel dan 2 unit pompa yang di turunkan di Jalan Rajawali. Hal ini, dilakukan penarikan (sedot) air dari hulu ke hilir agar mempercepat proses masuknya air ke Sungai Musi," ujarnya.

Kekuatan daya sedot mesin pompa yang disediakan yakni 500 perdetik telah disiagakan di Rajawali dan 250/detik di lokasi ini.

"Kita juga memiliki 15 pompa kecil yang siap pakai, namun sebagaian dipinjam oleh pihak Pemkot," katanya

Sementara, Kasatker OP BBWSS VIII, Ari Adrian Lubis menambahkan estimasi waktu penyedotan mungkin sore hingga malam hari, mudah mudahan segera surut jika malam nanti tidak hujan lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika sampai malam nanti cuaca masih hujan maka penyedotan akan berlanjut lagi," jelasnya.

Personel dan peralatan akan kita siagakan di titik titik rawan, namun tak semuanya dapat diakomodir, hanya yang terparah seperti Sekip Bendung dan di Bendung Tengah [Rajawali] diutamakan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT