News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkeliaran di Permukiman Warga Kerinci, Beruang Madu Mangsa Puluhan Ekor Ayam

Warga di wilayah Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, Jambi sejak beberapa hari terakhir resah dengan munculnya hewan buas beruang madu yang masuk ke permukiman warga.
Kamis, 22 September 2022 - 20:27 WIB
Puluhan ekor ternak ayam warga mati diserang beruang madu
Sumber :
  • Tim Tvone/ Arizal Antoni

Kerinci, Jambi - Warga di wilayah Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, Jambi sejak beberapa hari terakhir resah dengan munculnya hewan buas beruang madu yang masuk ke permukiman warga. Bahkan, beruang madu tersebut telah merusak kandang ayam hingga memangsa puluhan hewan ternak milik warga. Selain itu, kemunculan beruang ini membuat warga khawatir jika sewaktu-waktu muncul dan dapat menyerang warga.

Pantauan di salah satu kandang milik warga Desa Koto Tengah bernama Khadijah, terlihat puluhan hewan ternak mati dan porak-poranda. Sementara kandang ayam miliknya juga sudah terlihat hancur dan rusak akibat cakaran beruang.
Khadijah mengatakan, akibat peristiwa ini, sedikitnya 35 ekor ayam miliknya dimangsa oleh beruang madu yang berkeliaran di permukiman warga. Hal itu diketahui Khadijah pada Kamis pagi saat ia hendak memberi pakan ternak. “Saat tiba di kandang, saya melihat ayam sudah berserakan di tanah dengan kondisi telah mati,” bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, sambung Khadijah, bukan hanya ayam petelur miliknya saja yang dimangsa beruang. Akan tetapi, ayam petelur milik tetangganya juga ikut dimangsa. “Ini sudah sering terjadi beruang yang berkeliaran memangsa ternak milik kami dan kami sangat khawatirkan jika sewaktu-waktu beruang tersebut muncul dan dapat menyerang warga,” keluhnya.

Hal senada juga dikatakan oleh peternak ayam petelur lainnya, Jafar. Menurutnya beruang kerap memangsa ayam petelur di wilayah Desa Koto Tengah dan Desa Pentagen, Kecamatan Danau Kerinci. “Beruang tersebut berpindah-pindah, usai memangsa ayam petelur lainnya, maka keesokannya memangsa ayam petelur wilayah sebelahnya lagi,” sebutnya.

Atas kejadian ini, para peternak ayam petelur menjadi merugi. Untuk mengantisipasi kemunculan beruang madu, warga terpaksa melakukan jaga malam dan sempat mengusir beruang dengan anjing buru agar masuk ke dalam hutan. “Kami sempat melakukan pengintaian dan mengejar beruang terebut, namun, malah beruang melawan dengan mengejar anjing,” ucapnya.

Atas kejadian ini, peternak ayam petelur telah melaporkan ke kepala desa setempat dengan harapan adanya penanganan dan upaya penangkapan terhadap beruang madu yang telah meresahkan peternak ayam petelur di wilayah Kerinci. (aai/wna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT