News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buat Heboh se-Kabupaten Tebo, Gegara Takut Dimarahi Orang Tua, Seorang Santri Ngeprank Mengaku Diculik 

Buat Heboh se-Kabupaten Tebo, Gegara Takut Dimarahi Orang Tua, Seorang Santri Ngeprank Mengaku Diculik 
Senin, 19 September 2022 - 15:04 WIB
Buat Heboh se-Kabupaten Tebo, Gegara Takut Dimarahi Orang Tua, Seorang Santri Ngeprank Mengaku Diculik
Sumber :
  • tim tvone/Tarmizi

Tebo, Jambi - Seroang santri dari Pondok Pesantren berinisial RN buat heboh se-Kabupaten Tebo. Pasalnya, RN mengaku diculik ke orang tuanya dan ternyata pengakuan itu hanya sebuah prank yang dilakukan RN, agar tidak dimarahi orang tuanya. 

Kejadian itu pun terkuak setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan motif RN mengeprank orang tuanya. Tak hanya orang tuanya saja dibohongi, publik juga ikut dibohongi. Atas ulahnya itu, RN meminta maaf atas prilakunya yang membuat warga dan aparat TNI-Polisi repot.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Semua apa yang saya ceritakan salah pak, mohon maaf, saya takut dimarahi orang tua karena pengen keluar dari pondok pak," ujar RN kepada anggota Polsek sambil menangis.

Orang tua RN yang sudah tiba di Polsek, juga meminta maaf ke publik atas perilaku anaknya itu. Dirinya juga kesal atas ulah cerita anak kandungnya, sehingga merepotkan banyak pihak dan masyarakat Tebo. 

"Maaf, atas apa yang dilakukan oleh anak saya. Atas ulah dari anak saya semua jadi repot, saya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak polisi ,TNI dan masyarakat yang tanggap atas persolan ini," ungkap ayah RN yang didampingi istri di Polsek Tebo Tengah.

Sementara perwakilan pondok pesantren, bernama Alam Saputra juga membenarkan bahwa seorang santri yang ngarang cerita merupakan santrinya. Pihak ponpes juga menyampaikan bahwa santrinya itu kabur saat kegiatan non formal ketika santri tengah menunaikan sholat dhuha.

" Ucapan terima kasih dan permohonan maaf juga kami sampaikan kepada Polisi dan TNI.  Mohon maaf juga sudah direpotkan atas cerita yang dikarang santri kami," ujarnya.

Sementara Kapolsek Tebo Tengah Iptu Dedi Tanto Manurung mengakui atas laporan tersebut pihaknya langsung bergerak cepat dan berkoordinasi keberbagai pihak, semua bentuk  langkah awal yang dilakukan polisi saat menerima dan menindaklanjuti laporan dari masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apa lagi kasus penculikan, tentu kita langsung bergerak. Tapi, bersyukur dan menjadi pelajaran buat kita semua, khusus para orang tua," ujarnya.

Atas insiden ini, kedepan Kapolsek juga menyampaikan kepada masyarakat agar tidak mengambil langkah salah dan meminta langsung berkoordinasi dengan pihak polisi dan tidak langsung memviralkan ke medsos apalagi melakukan penghakiman sendiri. (Tar/Aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT