News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Oknum Satpol PP yang Palak Pengamen Rp100 Ribu Berakhir Dipecat

Nasib Oknum Satpol PP Bandar Lampung yang melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pengamen Rp100 - Rp300 ribu sudah dipecat dari Satpol PP Bandar Lampung.
Sabtu, 17 September 2022 - 22:30 WIB
Oknum Satpol PP Bandar Lampung lakukan Pungli Kepada Pengamen Jalanan
Sumber :
  • Istimewa

Bandar Lampung, Lampung - Warganet dihebohkan dengan viralnya sebuah video oknum Satpol PP yang meminta jatah kepada pengamen angklung di Bandar Lampung, Sabtu (17/9/2022).

Dalam video yang berdurasi 1 menit 27 detik itu terlihat seorang pengamen yang memberikan sejumlah uang kepada oknum Satpol PP yang menunggu di sebuah mobil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut informasi yang didapat, oknum Satpol PP tersebut sudah melakukan hal yang serupa sebanyak dua kali dengan besar Rp100.000 hingga Rp300.000.

Modus dari pemungutan tersebut, kata Wawan untuk menjaga keamanan di tempat mereka mengamen. Karena jika tidak, oknum tersebut mengancam akan menertibkan para pengamen angklung tersebut.

"Mintanya setiap bulan, awalnya minta Rp300 ribu tapi kita tawar akhirnya deal Rp100 ribu," ungkap Wawan salah seorang pengamen angklung yang berlokasi di jalan Bypass, Sukarame.

Lanjut Wawan menjelaskan, pemungutan sejumlah uang tersebut tak hanya terjadi kepada dirinya, namun juga kepada sesama pengamen angklung di lokasi berbeda.

"Dia kalau datang cuman bilang mau ngambil uang bulanan. Kalau ngasih aman kalau nggak ngasih ya gak aman," jelasnya.

Selain itu, Wawan menjelaskan tujuan pengambilan video tersebut sebagai bukti jika ia sudah melakukan pembayaran kepada oknum tersebut. "Sebagai bukti saja, kalau kita sudah bayar," ujarnya.

Video tersebut sudah ditonton oleh jutaan warganet dan sudah tersebar ke berbagai platform sosial media.

Mendengar hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Bandar Lampung, Ahmad Nurizky Erwandi membenarkan oknum tersebut merupakan bagian dari Satpol PP Bandar Lampung yang berstatus Pekerja Tenaga Kontrak (PTK).

Ia pun menegaskan, pihaknya telah melakukan tindakan tegas karena anggotanya telah berbuat tanpa mengindahkan aturan yang berlaku.

"Untuk yang bersangkutan saat ini telah kita lakukan tindakan tegas dengan melakukan pemecatan dari Satpol PP Bandar Lampung," tegas Kiky sapaan akrabnya.

Ia berharap, dengan adanya tindakan tegas ini bisa memberikan efek jera bagi anggota Satpol PP Bandar Lampung yang lain jika ada yang melakukan tindakan yang sama.

"Ini sebagai efek jera dan sebagai efek gentar untuk yang lain, bahwa setiap tindakan harus sesuai dengan sistem dan mekanisme yang ada," pungkasnya.

Viral di Media Sosial

Baru-baru ini viral dimedia sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang oknum anggota Satpol PP yang diduga melakukan pemerasan kepada pengamen jalanan.

Video tersebut diunggah oleh akun instagram @terang_media pada Sabtu (17/9/2022) dan medapat perhatian netizen menunjukan seorang oknim anggota Satpol PP yang melakukan pemerasan dengan meminta uang kepada pengamen jalanan.

"Nih ya kitaorang panas-panasan ngamen di mintain sama Satpol PP, maksudnya apa ini," kata salah satu pengamen yang merekam video.

Terlihat pada video tersebut tiga orang pengamen jalanan sedang mengambil uang hasil dari mengamennya untuk di berikan kepada oknun anggota Satpol PP yang yang diduga melakukan pungli kepada mereka.

Terlihat salah satu pengamen tersebut sedang mengumpulkan uang sesuai dengan permintaan oknum Satpol PP tersebut, tak lama pengamen itu pun berjalan menuju ke arah sebuah mobil.

Terlihat di dalam mobil berwarna silver yang sedang berhenti di pinggir jalan tersebut sudah menunggu seorang oknum anggota Satpol PP yang diduga melakukan pungutan liar kepada pengamen jalanan itu.

Setelah mendatangi mobil tersebut, pengamen itu pun langsung memerikan sejumlah uang hasil mengamennya kepada anggota Satpol PP tersebut, nampak oknum Satpol PP tersebut tidak mau keluar dari mobilnya saat menerima uang dari pengamen angklung tersebut.

Merasa kesal dengan aksi pungli yang dilakukan oleh salah satu oknum satpol PP tersebut, salah seorang pengamen berusaha merekam video saat mereka memberikan sejumlah uang kepada Anggota Satpol PP tersebut.

"Gapapa buat bukti, kan kita udah bayar," ujar perekam video.

Bahkan saking kesalnya pengamen yang merekam video tersebut pun hingga menunjukan plat nomor dari okun anggota Satpol PP itu.

Diketahui jika peristiwa pungutan liar yang dilakukan oleh Oknum Satpol PP kepada pengamen angklung tersebut terjadi di Jalan Soekarno Hatta Baypass Urip Sumoharjo, Lampung pada Jumat (17/9/2022).

Hingga kini video tersebut sudah ditonton lebih dari 2 ribu kali oleh netizen banyak netizen juga yang mengomentari aksi pungli yang dilakukan oleh anggota Satpol PP tersebut kepada pengamen angklung jalanan.

"Gaya elit ekonomi sulit," tulis netizen.

"Mukanya gk berani liat...tau ada yg ngamera ," tulis salah satu netizen.

"Oknum gragasss," komentar netizen.

"Ga tau malu!! Pecat aja udh," komentar netizen lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"KKN udah menjadi budaya di setiap instansi di negeri ini,miris!" tulis netizen lainnya.

"PREMAN BERSRAGAM," komentar netizen. (akg/puj/mut)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT