GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siap-siap, Sumut Akan Tambah Ekspor 24 Ton Sarang Burung Walet

PT Damai Walet Sentosa (DWS) yang beroperasi di Deliserdang, Sumatera Utara siap ekspor sarang burung walet sebanyak 24 ton per tahun, sudah masuk tahap audit.
Sabtu, 17 September 2022 - 03:43 WIB
Sarang burung walet
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOne

PT Damai Walet Sentosa (DWS) yang beroperasi di Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) bersiap mengekspor sarang burung walet sebanyak 24 ton per tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Rencana PT DWS mengekspor walet sudah memasuki tahap audit. Karantina Pertanian terus mendampingi hingga perusahaan itu benar-benar bisa mengekspor produknya," ujar Kepala Karantina Pertanian Kualanamu Lenny Hartati Harahap, di Deliserdang, Jumat.

Dia mengatakan itu, usai mendampingi Irjen Kementerian Pertania, Jan Samuel Maringka melakukan kunjungan ke industri pengolahan sarang burung walet milik DWS di Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumut.

Menurut Lenny, PT DWS berencana mengekspor walet itu ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Untuk proses ekspor itu, manajemen DWS sudah mendaftar ke General Administration of Customs China (GACC) RRT dan tinggal menunggu audit.

“Kalau audit selesai dan ekspor walet DWS diperbolehkan, maka ekspor walet Sumut akan meningkat," katanya.

Sebelum DWS, sudah ada dua perusahaan dari Sumut yang mengekspor walet.

Volume ekspor sarang burung walet Sumut Januari-Juli 2022 sudah sebanyak 40,562 ton.

Total ekspor dengan pengiriman sebanyak 196 kali itu bernilai Rp581,418 miliar.

Pada 2021, ekspor sarang burung walet dari Sumut sebanyak 301,058 ton, dengan frekuensi pengiriman 1.313 kali senilai Rp3,723 triliun.

Ekspor sarang burung walet Sumut ke Amerika Serikat, Australia, RRT, Hong Kong, Jepang, Malaysia, Prancis, Singapura, Taiwan, dan Vietnam.

Direktur Utama PT DWS, Nelly Sudarty didampingi Komisaris Handoko mengatakan, perusahaan itu menargetkan bisa mengekspor sarang burung walet sebanyak 24 ton per tahun dengan tujuan ekspor walet itu ke RRT.

"Setelah selama ini masih dipasarkan di lokal, maka diharapkan sarang burung walet itu bisa segera diekspor," katanya pula.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nelly mengaku, kalau sudah ekspor, maka produksi perusahaan itu tidak lagi dijual untuk pasar lokal agar fokus dan menjaga persaingan.

“Manajemen berharap, Karantina Pertanian dengan tentunya didukung Pak Irjen Kementan Jan S Maringka, bisa terus mendukung percepatan ekspor dengan dorongan agar dokumen perusahaan segera diteruskan ke GACC RRT untuk diaudit,"ujar Nelly. (umm/ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dipastikan mendapat kabar kurang sedap. Salah satu penyerangnya Mauro Zijlstra, mengalami cedera saat memperkuat Persija -
Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia berpotensi tampil tanpa kekuatan penuh pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar 27-30 Maret 2026. Sekitar tujuh pemain berlabel Timnas terancam
Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT