News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Pelecahan Seksual Melapor ke Hotman Paris, Pihak Sekolah Bantah Adanya Dugaan Pelecehan dan Somasi Pengacara Kondang

Korban Pelecahan Seksual Melapor ke Hotman Paris, Pihak Sekolah Bantah Adanya Dugaan Pelecehan dan Somasi Pengacara Kondang
Jumat, 9 September 2022 - 22:08 WIB
Sekolah yang diduga tempat pelecehan seksual siswi sd
Sumber :
  • tim tvone/Bahana Sitomorang

Medan, Sumatera Utara - Orangtua siswi yang bersekolah di salah satu SD Swasta di Medan mengadu ke Hotman Paris soal dugaan pemerkosaan oleh kepala sekolah hingga tukang sapu. Kuasa hukum sekolah sebut aduan itu bohong dan telah melayangkan somasi kepada pengacara kondang itu. 

Marudut Simanjuntak selaku kuasa hukum sekolah terkait mengatakan, pada dasarnya peristiwa yang dilaporkan orang tua korban berinisial I kepada Hotman Paris hingga viral di jagat maya tidak benar terjadi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pertama, alasannya karena ada peristiwa yang melatarbelakangi sebelumnya. Menurutnya itu fakta yang bisa dibuka dan sudah dijelaskannya kepada polisi," kata Marudut kepada tvonenews.com, Jumat (9/9/2022). 

"Kedua, ada saksi kunci dua orang guru yang menerangkan bahwa tidak pernah hadir ke sekolah dalam kurun waktu pelaksanaan daring. Dari tahun 2020 - 2021," sambung Marudut menjelaskan.

Lanjutnya menerangkan, menurut ibu korban bahwa guru tersebut adalah saksi yang menggotong anaknya dari tangga. Saksi kedua juga menerangkan peristiwa itu tidak benar terjadi. Jadi, ia katakan, pihaknya berkeyakinan peristiwa yang dikabarkan ke Hotman adalah bohong. 

Atas kebohongan itu, ia beberkan, pihaknya telah membuat laporan polisi dalam bentuk pengaduan masyarakat (Dumas) ke Polda Sumut April 2022. Menurutnya agar ibu korban dapat mempertanggungjawabkan kebohongan yang dibuatnya. 

"Jadi, karena ini berkaitan dengan pokok perkaranya, silahkan polisi mengambil sikap untuk menutup perkara ini. Dan segera memproses perkara yang sudah kita laporkan terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong," tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk diketahui, telah beredar di jagat maya, bahwa I sebelumnya mengadu ke Hotman Paris dengan mengaku anaknya menjadi korban pelecehan seksual dan dilakukan di lingkungan sekolah. Proses hukum yang dilaporkannya ke polisi juga tidak berjalan karena hasil penyidikan dan penyelidikan tidak sesuai fakta. 

Hal itu diperkuat lagi dengan hasil gelar perkara dan pra rekon yang dilakukan penyidik. Korban justru bingung melakukan adegan itu. Hal ini lah yang membuat penyidik belum menentukan tersangka dalam kasus ini. (Bsg/Aag) 
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT