News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolak Relokasi ke Lahan yang Belum Selesai, Puluhan Pedangan Buku di Lapangan Merdeka Nyaris Bentrok dengan Satpol PP

Tolak relokasi ke lahan yang belum selesai, pedagang buku di Lapangan Merdeka, menggelar aksi bakar ban & ranting pohon di Jalan Stasiun Kereta Api, Kota Medan.
Rabu, 7 September 2022 - 06:17 WIB
Pedagang Buku Tolak Relokasi
Sumber :
  • Bahana Situmorang

Medan, Sumatera Utara - Tolak relokasi ke lahan yang belum selesai, pedagang buku di Lapangan Merdeka, menggelar aksi bakar ban dan ranting pohon di Jalan Stasiun Kereta Api, Kota Medan. Mereka merasa kecewa karena ada pihak yang menghancurkan tangga akses menuju lapak buku.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(Aksi Tolak Relokasi Puluhan Pedangan Buku di Lapangan Merdeka Medan,Sumatera Utara)
 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Donald Sitorus sebagai ketua Komunitas Pedagang Buku Lapangan Merdeka (Kopeblam) mengatakan pada Selasa (6/9/2022) sekitar pukul 09.30 WIB ada ekskavator yang menghancurkan tangga.

Diduga ekskavator tersebut dari pihak pengembang atau pun pihak ketiga. Berangkat dari peristiwa itu, para pedangan buku tolak relokasi dan merasa kecewa dengan sistem kerja Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Medan.

"Karena selama ini kita sudah punya kesepakatan bahwa akan pindah setelah relokasi yang disiapkan itu selesai. Tapi tadi pagi, pihak ketiga merubuhkan dengan paksa tangga menggunakan excavator. Padahal belum ada pemberitahuan," katanya. 
 
Dia mengatakan semat melaporkan kejadian itu ke Dinas Perkim Kota Medan. Akan tetapi terkesan melempar tanggungjawab sehingga pihaknya merasa kesal dan melancarkan aksi. Agar masyarakat tahu bahwa Pemko Medan tidak sungguh - sungguh memperhatikan rakyat kecil. 
 
"Makanya aksi ini kami lakukan. Agar masyarakat tahu bahwa pemko Medan tidak sungguh sungguh perhatikan masyarakat kecil. Omong kosong itu semua," sebutnya. 
 
Pantauan tvOnenews.com di lokasi, terlihat di lokasi puluhan pedangan bapak - bapak dan ibu - ibu berada di lokasi melancarkan aksi tersebut. Tak lama, pihak kepolisian mendatangi lokasi. 
 
Alhasil, api yang berkobar langsung dipadamkan oleh pihak kepolisian. Saat ini, pihak kepolisian bersama Satpol PP Kota Medan dan para pedagang sedang mengadakan pertemuan untuk membahas hali tersebut. (bas/ade)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT