News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tragis, Siswi SMP Pesawaran Ditemukan Tewas di Kebun Karet, Diduga Korban Pembunuhan

Tragis, Siswi SMP Pesawaran Ditemukan Tewas di Kebun Karet, Diduga Korban Pembunuhan
Selasa, 6 September 2022 - 14:25 WIB
Polisi melakukan olah TKP penemuan mayat siswi SMP di Dusun Kamulyan, Desa Kalirejo, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Lampung.
Sumber :
  • tim tvone/Pujiansyah

Pesawaran, Lampung - Tragis, siswi SMP Pesawaran, Lampung, ditemukan tewas di kebun karet oleh warga Dusun Kamulyan, Desa Kalirejo, Kecamatan Negeri Katon. Korban diketahui bernama Ina Tatlia, berumur 14 tahun, yang masih duduk di kelas tiga sekolah menengah pertama.

Menurut seorang saksi mata, Iwan (45) mengatakan, korban ditemukan ketika pergi ke kebun karet. Korban ditemukan tergeletak di bawah pohon karet. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat didekati, korban tergeletak dalam kondisi sudah meninggal, dengan darah di bagian wajah dan kepala," kata Iwan, Selasa (6/9/2022).

Iwan menambahkan, korban merupakan gadis belia yang masih duduk di bangku SMP ini, di diduga dibunuh. sebab, ada luka di kepala dan luka sayatan di bagian leher. Korban sempat dicari oleh pihak keluarganya, karena keluar dari rumah tanpa berpamitan sejak Senin (5/9/2022) malam.

"Saat ditemukan, kondisi korban sudah meninggal, dengan luka di kepala dan leher korban seperti digorok dan disekitar mayat ada pecahan botol minuman keras. mungkin itu alatnya yang untuk bunuh korban ini," jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pesawaran, AKP Supriyanto Husni menjelaskan, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapatkan laporan dari masyarakat. Korban ditemukan oleh petani yang hendak pergi ke kebun karet.

"Kita sudah ke TKP dan melakukan olah TKP. Kita juga sudah mencari saksi-saki dan mengumpulkan barang bukti di lokasi. Sedangkan lokasi penemuan mayat korban sudah dipasang garis police line," kata AKP Supriyanto Husni, Selasa (9/6/2022).

Kasatreskrim menambahkan, pihaknya sudah membawa jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Ia pun belum mengetahui apakah korban merupakan meninggal dunia akibat dibunuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nanti akan dijelaskan oleh tim forensik setelah kita mendapatkan hasilnya. Apakah ini indikasi pembunuhan atau dia meninggal dunia," jelasnya.

AKP Supriyanto menegaskan pihak akan mengungkap kasus ini secepatnya dengan mengumpulkan barang bukti dan saksi-saksi. 
"Kita sepakat untuk mengungkap kasus ini secepatnya. Kita sudah mengumpulkan barang bukti dan saksi-saksi. Mudah-mudahan bisa diungkap secepatnya," pungkasnya. (Puj/Aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT