News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menyedihkan! Warga di Tanggamus Lampung Tandu Jenazah dengan Kain Sarung

Sejumlah video amatir beredar menampilkan masyarakat beramai-ramai menandu jenazah menggunakan kain sarung melintasi jalanan dengan kondisi yang memprihatinkan
Selasa, 30 Agustus 2022 - 19:15 WIB
Warga di Tanggamus Lampung Tandu Jenazah dengan Kain Sarung
Sumber :
  • Tim Tvone/Pujiansyah

Tanggamus, Lampung - Sejumlah video amatir beredar menampilkan masyarakat beramai-ramai menandu jenazah menggunakan kain sarung melintasi jalanan dengan kondisi yang memprihatinkan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, video yang beredar tersebut terjadi di jalan wilayah Pekon Atar Lebar, Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS), Kabupaten Tanggamus, Minggu (28/8/2022).

Adapun jenazah tersebut bernama Sakiyem binti Harjo Dirin (50). Almarhumah merupakan warga Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung. Ia meninggal dunia saat mengunjungi putrinya yang berprofesi sebagai bidan desa di Pekon Atar Lebar bernama Widiawati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alasan warga menandu jenazah ibunda sang bidan desa, lantaran akses jalan dan jembatan di Pekon Atar Lebar belum tersentuh pembangunan yang layak, sehingga kendaraan roda 4 termasuk ambulans tidak dapat mencapai pekon (desa) tersebut.

Mirisnya, untuk mencapai mobil ambulans, warga terpaksa berkendara selama sekitar 1 jam hingga menemukan jalan yang layak yakni di pedukuhan bambu kuning Pekon Sanggi, dimana mobil ambulans menunggu.

Menurut keterangan Darno selaku Kasi Pemerintahan Pekon Atar Lebar mengungkapkan, bahwa ibunda sang bidan desa Widiawati rencananya akan dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Way Kanan, Lampung.

"Keluarga memohon almarhumah dapat dimakamkan tempat asalnya. Jadi kami bergotong-royong menandu menggunakan sarung sampai ke pedukuhan bambu kuning yaitu di Pekon Sanggi sehingga bisa dibawa lewat ambulans," kata Darno, Selasa (30/8/2022).

Sambungnya, almarhumah datang ke Pekon Atar Lebar untuk menjenguk anaknya yang bernama Widiawati yang bertugas sebagai bidan desa di Atar Lebar. "Almarhumah datang ke Pekon Atar Lebar sekitar 14 hari yang lalu. Namun ajal menjemput di sini," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Ahmad Taufik selaku tokoh masyarakat berharap kepada pemerintah agar dapat membangun jembatan penghubung dan jalan menuju Pekon Atar Lebar, sehingga dapat merasakan kemerdekaan sesungguhnya.

"Kami harap adanya pembangunan jembatan dan jalan, sehingga dapat seperti pekon-pekon lain terjangkau oleh kendaraan. Kami belum pernah merasakan selama bertempat di Pekon Atar Lebar ini. Sehingga menandu menjadi rutinitas kami apabila ada yang sakit ataupun meninggal dunia," harapnya. (puj/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT