News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditanya Sikap Partai Golkar, Edy Rahmayadi Katakan Ini 

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi enggan menanggapi soal pernyataannya, yang menyebutkan Golkar tak mendukung pembangunan Sumut.
Selasa, 16 Agustus 2022 - 20:41 WIB
Gubernur Sumut, Edy Rahmyadi saat Diwawancarai Awak Media di Pelataran Gedung DPRD Sumut
Sumber :
  • tim tvone/Zulfahmi

Medan, Sumatera Utara - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi enggan menanggapi soal pernyataannya, yang menyebutkan Golkar tak mendukung pembangunan Sumut.

Saat ditanyai wartawan di Gedung Paripurna DPRD Sumut, Edy malah menyuruh awak media bertanya kembali ke Partai Golkar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Soal itu tanya ke Golkar, yang tahu Golkar, kan Golkar yang ngomong,” katanya usai kegiatan Paripurna Istimewa HUT Kemerdekaan ke-77 RI, di ruang paripurna DPRD Sumut, Selasa (16/8/2022).

Bukan hanya itu saja, saat ditanya wartawan kembali mengenai ketegasan sikapnya apakah benar mengatakan hal tersebut, orang nomor satu di Sumut itu malah menjawabnya. "Tanya sama Golkar, jangan tanya sama saya. Karena Golkar yang tahu," ujarnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Partai Golkar Sumut meminta Gubernur Sumut Edy Rahmayadi untuk tidak membuat pernyataan kontroversi.

Permintaan ini disampaikan Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut, Datok H Ilhamsyah terkait pernyataan Edy Rahmayadi yang menuding seolah-olah Partai Golkar tidak mendukung pembangunan di Sumut melalui proyek Rp2,7 triliun.

Dia mengatakan, pihaknya menyayangkan sikap Gubsu tersebut. Sebagai kepala daerah, Gubsu harusnya memberikan pengayoman dan kesejukan bukan kontroversi. 

"Kami harap Gubsu bisa menuntaskan pekerjaan yang masih belum diselesaikan," ujarnya.

Mengenai program infrastruktur Rp2,7 triliun yang disebut Edy Rahmayadi di Langkat yang tidak didukung Partai Golkar, Ilhamsyah menepis pernyataan tersebut. 

Menurutnya, Partai Golkar sudah pasti mendukung program yang sifatnya membangun Sumut, jika sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pembangunan Sumut dan kesejahteraan masyarakat itu prioritas Partai Golkar. Tapi partai juga punya kewajiban, agar pembangunan yang dilakukan itu sesuai dengan aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku," pungkasnya.

Sebelumnya, Ilhamsyah mendapat informasi bahwa Edy sempat menyatakan Golkar tidak mendukung pembangunan di Sumut dalam satu kegiatan di Kabupaten Langkat, pekan lalu. Menurutnya, banyak saksi yang mendengar Edy menyampaikan hal tersebut. (Zul/Aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT