News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menantu Presiden Jokowi Khawatir Balai Kota Medan Digeruduk Ormas, Bobby: Panitia Acaranya Perlu Ditegur

Menantu Presiden RI Jokowi, yang juga sebagai Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, khawatir sejumlah massa ormas menggeruduk balai kota Medan
Sabtu, 30 Juli 2022 - 23:05 WIB
Bobby Nasution menghadiri Silaturahmi Kebangsaan Pemuda Lintas Agama
Sumber :
  • tim tvone/Zulfahmi

Medan, Sumatera Utara – Menantu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), yang juga sebagai Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, khawatir sejumlah massa organisasi kemasyarakatan (ormas) menggeruduk Balai Kota Medan.

Pernyataan itu disampaikan Bobby Nasution saat memberikan sambutan pada acara Silaturahmi Kebangsaan Pemuda Lintas Agama, di mana yang turut hadir adalah petinggi-petinggi Ormas di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang kami takutkan besoknya ramai-ramai datang ke kantor Kota Medan protes gara-gara seniornya dikasih di tempat duduk yang paling panas," kata Bobby Nasution disambut tawa seluruh hadirin, Jumat (29/07/2022) sore kemarin.

Seda gurau orang nomor satu di Medan itu bermula saat ia menanggapi posisi tempat duduk para pimpinan ormas yang hadir.

Kemudian, pada saat acara berlangsung, Bobby bersama petinggi ormas tampak duduk di kursi paling depan yang telah diatur panitia. Meski sudah sore, panas matahari masih terik. Hal itu disebabkan lokasi tenda acara diatur oleh panitia mengarah ke barat, di mana pada saat itu matahari mulai tergelincir ke ufuk barat.

"Pertama sekali, kami memohon maaf ini untuk para ketua-ketua organisasi yang hadir, ketua umum ataupun yang mewakili karena pada acara siang menjelang sore hari ini kita didudukkan di depan. Semua tadi yang datang ke sini matanya besar-besar tiba-tiba pas duduk di depan matanya jadi sipit semua karena menahan kan panas," ungkap Bobby.

Acara yang digelar di Taman Cadika Johor, Medan, pada Jumat (29/7/2022) sore itu, dihadiri sejumlah petinggi ormas.  Seperti Ketua Umum GAMKI, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Katolik, GEMABUDHI, PERADAH, GPII dan sejumlah ormas lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka dari itu, Wali Kota Medan, Bobby Nasution khawatir setelah acara tersebut selesai, massa ormas akan ramai-ramai datang ke Kantor Wali Kota Medan untuk protes. Namun, ia mengaku bersyukur karena besok merupakan hari Sabtu sehingga tidak ada aktivitas di balai kota. Dengan begitu, para anggota ormas itu tidak mungkin melakukan aksi unjuk rasa ke kantornya.

Kemudian, orang nomor satu di Kota Medan itu lalu menyentil panitia acara karena tidak mendesain lokasi tempat duduk tamu dengan baik. Akibatnya, para petinggi ormas harus merasakan kepanasan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT