News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geger 1 Kontainer Senjata Milik US Army di Lampung, Pelindo: Masalah Manifes

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Panjang menyebutkan bahwa hanya beberapa alutsista milik militer Amerika Serikat  yang diangkut dalam 1 Tricon Container US Army tidak masuk dalam manifest. Barang tersebut ditemukan dari kapal yang bersandar di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung.
Minggu, 24 Juli 2022 - 20:59 WIB
Alutsista milik Amerika yang terparkir di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung
Sumber :
  • Tim tvOne/Pujiansyah

Bandar Lampung - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Panjang menyebutkan bahwa hanya beberapa alutsista milik militer Amerika Serikat  yang diangkut dalam 1 Tricon Container US Army tidak masuk dalam manifest. Barang tersebut ditemukan dari kapal yang bersandar di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung.

Manager HSSE Pelabuhan Panjang, Adhi Nugroho, mengatakan ketika bongkar muat di Pelabuhan Panjang, harus dilakukan pengecekan sesuai prosedur dan SOP yang ada. Saat dilakukan pengecekan, terdapat beberapa alutsista berupa senjata api yang tidak sesuai dengan manifes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketika bongkar, manifes alat harus di cek dan harus adanya kesesuaian. Beberapa senjata api tidak sesuai dengan manifes, sehingga dilakukan penyegelan oleh Bea Cukai Pelabuhan Panjang," kata Adhi Nugroho, Minggu (24/7/2022).

Adhi Nugroho menambahkan, senjata api itu bukanlah senjata ilegal. Senjata api itu merupakan senjata pendukung latihan. 

"Saat ini sedang dilakukan pengajuan manifes kembali oleh tim US Army kepada Bea Cukai," jelasnya.

Adhi pun membantah jika seluruh senjata api yang dibawa dalam 1 Tricon Container US Army itu tidak masuk dalam manifest. "Jadi bukan satu kontainer yang tidak masuk manifes, hanya beberapa senjata saja. Tapi, mengenai jumlah dan detail senjata itu ranahnya Bea Cukai Bandar Lampung. Silahkan dikonfirmasi ke sana," ungkap Adhi.

Kendati demikian, sebagai pemegang otoritas pelayaran Pelindo bersama Bea Cukai masih menangguhkan pengiriman senjata api yang akan dipergunakan latihan perang di Baturaja, Sumatera Selatan, karena belum lengkapnya beberapa manifes atau dokumen cargo senjata api yang belum tercatat.

Bongkar muat senjata dan alutsista di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung ini berlangsung sejak pertengahan Juli 2022. Barang-barang kiriman dari Amerika itu akan dipakai dalam kegiatan latihan gabungan Garuda Shield di Baturaja, Sumatera Selatan, yang akan berlangsung akhir Juli hingga Agustus 2022 mendatang.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menjelaskan soal penemuan satu kontainer berisi senjata milik US Army di Pelabuhan Panjang, Lampung, yang disegel Bea Cukai. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Andika mengatakan satu kontainer berisi senkata tersebut bukan barang ilegal. 

"Jadi yang kemudian kemarin di Pelabuhan Panjang Bandar Lampung itu adalah miss, bukan sesuatu yang kemudian menjadi ilegal," kata Andika di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Minggu (24/7/2022). 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT