News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Jemaah Yasinan di Lampung Keracunan Mi Ayam, 9 Orang Dirujuk ke RSUD Pesawaran

Puluhan jemaah yasinan warga Desa Lumbirejo, Kabupaten Pesawaran, harus dilarikan ke Puskesmas Roworejo, akibat keracunan mi ayam,
Minggu, 17 Juli 2022 - 21:43 WIB
Puluhan jamaah yasinan warga Desa Lumbirejo, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, harus dilarikan ke Puskesmas Roworejo, Akibat Keracunan Mie Ayam
Sumber :
  • tim tvone/Pujiansyah

Pesawaran, Lampung - Puluhan jemaah yasinan warga Desa Lumbirejo, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, harus dilarikan ke Puskesmas Roworejo, akibat keracunan mi ayam, Minggu (17/7/2022).

Para korban merasakan keracunan setelah mengalami gejala mual, muntah, buang air besar, demam, dan juga pusing. Dari sekitar 49 orang korban keracunan, 9 orang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pesawaran karena kondisinya paling parah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu di antara korban keracunan, Diki Alfiano menuturkan, dirinya makan mi ayam di lokasi yasinan. Ia pun pulang ke rumah namun belum mengalami gejala apapun. Selang sehari kemudian, dirinya mengalami sakit perut, mual, pusing dan sakit kepala.

"Makan mi ayam. Selang sehari kemudian, pagi-pagi bangun tidur, perut tidak enak. Perutnya sakit, mual, pusing, sakit kepala dan muntah-muntah," kata Diki Alfiano, Minggu (17/7/2022).

Hal yang sama diutarakan Sunarti, bahwasanya dirinya dikasih mi ayam sama adiknya yang yasinan. Mi itu pun dimakan bersama dengan cucunya.

"Ga ada apa-apa, rasa mi ayamnya enak. Tapi keesokan harinya, saya mengalami muntah-muntah, sering buang air besar, kepala sakit dan badan menggigil," ujar Sunarti.

Sementara itu, tim medis Puskesmas Roworejo, Hartono Budi Santoso, menjelaskan seluruh pasien datang secara bersamaan dengan keluhan yang sama yakni sakit perut, mual, muntah dan sakit kepala. Sebanyak 49 pasien datang ke Puskesmas dan 9 orang dirujuk ke RSUD Pesawaran.

"Tadi ada beberapa yang kami rujuk ke RSUD Pesawaran, karena tidak bisa kami tangani di sini. Sebagian sudah kami pulangkan dan sebagian dilakukan rawat inap di puskesmas untuk dilakukan observasi lebih lanjut," kata Hartono, Minggu (17/7/2022).

Kepala Badan Pembinaan Desa Lumbirejo, Luken Sumarno menceritakan bahwa para pasien ini merupakan satu kelompok majelis taklim. Setiap hari jumat, mereka melakukan kegiatan yasinan secara bergilir dari rumah ke rumah.

"Setelah selesai yasinan, mereka menyantap mie ayam. Usai menyantap hidangan itu, mereka pulang dan malam harinya mengalami mual dan pusing," kata Luken.

Luken menambahkan, tim medis puskesmas pun mendatangi para korban ke rumahnya masing-masing untuk memberikan pertolongan pertama, pada Sabtu (17/7/2022). Namun, sehari kemudian kondisi pasien semakin memburuk sehingga dilarikan ke Puskesmas untuk diberikan perawatan intensif.

"Tim medis kesulitan mencari sampel makanan karena sudah habis dimakan. Kalau mie dan ayamnya merupakan racikan sendiri yang dibeli di warung dan di pasar, sedangkan bumbu beli yang sudah jadi," ungkapnya.

Tim medis, lanjutnya, hanya bisa membawa beberapa sampel makanan yang diracik bersama mi ayam seperti saus dan bumbu lainnya. Peristiwa keracunan itu pun diduga karena ada bahan pembuat mie ayam yang kondisinya sudah tidak baik.

"Kalau sampel mi ayam sudah tidak ada. Tim medis hanya menemukan bungkus sisa saos dan sisa mie yang dimakan," papar Luken.

Pihak desa juga masih menunggu perkembangan terbaru hasil penelitian sampel makanan yang sudah dibawa tim medis dan berharap kondisi semua korban segera membaik. (Puj/Aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT