News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-Detik Meniggalnya Paman Brigadir J Saat Beri Kata Sambutan di Rumah Duka

Bahkan yang paling menyedihkan, kabar duka mendalam tersebut semakin bertambah ketika seorang paman dari Brigadir J meninggal dunia saat berikan kata sambutan
Kamis, 14 Juli 2022 - 21:53 WIB
Proses Pemakaman Seorang Anggota Organisasi Masyarakat (ormas) yang Dikeroyok 15 Orang Hingga Tewas
Sumber :
  • tim tvone/Bayu Alfarizi

Jambi, Jambi – Usai pemakaman Brigadir J atau Nopryansah Yosua Hutabarat yang tewas ditembak Bharada E di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Ternyata kejadian itu masih menyimpan duka yang mendalam bagi keluarga Brigadir J dan hingga saat ini keluarganya masih menggelar doa bersama.

Bahkan yang paling menyedihkan, kabar duka mendalam tersebut semakin bertambah ketika seorang paman dari Brigadir J meninggal dunia saat berikan kata sambutan untuk pemakaman Brigadir J di rumah duka, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, Muarojambi, Jambi, Selasa, (12/7/2022) sore.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Meninggalnya paman Brigadir J karena tak kuat menahan sedih keponakannya meninggal secara mengenaskan,” ujar bibi Brigadir J, Rohani simanjutak, di rumah duka, Kamis (14/7/2022).

Kemudian, Rohani pun membeberkan detik-detik meninggal paman Brigadir J yang konon meninggal dunianya saat berikan kata sambutan di rumah duka. Ia katakan, paman Brigadir J, Jairo Simanjuntak, awalnya saat prosesi melayat secara adat, paman Brigadir J diminta menyampaikan kata sambutan.

Namun pada saat itu, beliau mendadak muntah dan sesak napas. Kemudian, ia mengaku dari kejadian itu, kelauarganya langsung melarikan Jairo Simanjutak ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Bahar.

“Memang kenangannya (Jairo Simanjuntak) terhadap Brigadir J sangat dalam, jadi saat menyampaikan kata sambutan, dia (Jairo Simanjuntak) sangat sedih sekali melihat keponakannya meinggal begitu mengenaskan. Sehingga dia (Jairo Simanjuntak) menangis dan menunduk hingga sesak napas,” kata bibi Brigadir J sambil meneteskan air mata di pipinya.

Jadi, ia katakan, karena kondisi Jairo Simanjuntak sangat mengkhawatirkan maka keluarga membawa lari ke rumah sakit. Namun, kondisi Jairo Simanjuntak tidak tertolong dan dia (Jairo Simanjuntak) meninggal dunia pada pukul 17.00 WIB, Selasa (12/7/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kabarnya meinggal dunia karena terkena darah tinggi dan pembuluh darahnya pecah,” ucapnya dengan terbata-bata.

Sementara itu, atas meninggalnya Brigadir J dan pamannya, Biddokkes Polda Jambi langsung datang ke rumah duka untuk melakukan cek kesehatan, baik itu tensi dan lain sebagainya namun hasil itupun tidak dirilis oleh pihak Biddokkes. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT