GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Potret Kualitas Siaran Infotainment di Indonesia, Ternyata Masih Diminati Kalangan IRT

Potret kualitas siaran infotainment Indonesia dari tahun ke tahun memiliki indeks kualitas di posisi 2,8 atau stagnan. Ternyata Infotainmen masih diminati IRT
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 14 Juli 2022 - 17:55 WIB
Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Yuliandre Darwis Saat Menjadi Keynote Speaker
Sumber :
  • tim tvone/Sri Gustina

Medan, Sumatera Utara - Potret kualitas siaran infotainment Indonesia dari tahun ke tahun memiliki indeks kualitas di posisi 2,8 atau stagnan. Infotainmen ini juga sudah mendarah daging dan genre ini selalu diminati oleh kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT) sebagai hiburan.

Padahal beberapa aspek infotainmen selalu menjadi masalah. Bahkan acap sekali, tidak menghargai hak privasi seseorang bersifat pribadi yang menjadi isu yang selalu ditonjolkan. Sehingga, tayangan infotainmen dinilai hanya menyajikan hiburan saja namun minim informasi yang diberikan ke masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini dikatakan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Yuliandre Darwis saat menjadi keynote speaker dalam kegiatan Diseminasi Hasil Riset Indeks Kualitas Siaran Televisi dengan tema "Infotainment: Budaya Selebriti di Ranah Jurnalistik?" yang digelar di Aula Serbaguna Fisip USU, Kamis (14/7/2022) siang.

"Oleh sebab itu, KPI tidak mentolerir semua aspek yang menyinggung privasi seseorang. Contohnya di televisi seharusnya tidak menayangkan kekayaan seseorang," sebut mantan Ketua KPI Pusat selama dua periode ini, Yuliandre. 

Dalam riset kali ini, pihaknya telah bekerjasama dengan 12 perguruan tinggi di Indonesia. Kota Medan tepatnya di USU menjadi salah satu perguruan tinggi yang terlibat dalam riset ini.

"Mudah-mudahan ini menjadi data kita terutama menjadi kontribusi aktif selama ini apa yang harus diperbaiki dalam siaran televisi. Memang sudah tak zamannya lagi kita saling menyalahkan. Namun kita harus cari tahu dimana salahnya, kontennya kah atau regulasinya. Jadi inilah satu konsolidasi kita hari ini," jelasnya. 

Nah, terkait infotainmen, sambung Yuliandre dipertanyakan apakah masuk ranah atau bernilai jurnalistik. Sebab di jurnalistik memiliki cover both side maka ada pertanyaan apakah di infotainmen ini dipergunakan atau tidak.

"Ternyata tidak. Bahkan kenyataannya selama ini rata-rata penilaian dari informan untuk masalah privasi sangat kurang," sebutnya.

Beliau berharap di Kota Medan bisa ada konfrensi penyiaran duduk bersama semua genre dan tokoh terkait bukan hanya masalah infotainmen saja. Sehingga mendapatkan masukan untuk roadmap penyiaran Indonesia kedepannya.

"Maka kita harapkan tidak muncul lagi sinetron yang memiliki episode hingga ribuan dan tayangan yang tidak mendidik. Sehingga kita bisa mewujudkan penyiaran yang sehat di Indonesia," harapnya. 

Dalam deseminasi ini tampak hadiri Plt Dekan Fisip USU, Dr. Hatta Ridho S.Sos MSP dan dua narasumber dalam diskusi ini yang juga sekaligus dosen di Fisip USU yakni Dr Iskandar Zulkarnain M.Si. dan Faridah Hanim.

Sebelumnya, Plt Dekan Fisip USU, Dr. Hatta Ridho S.Sos., MSP mengatakan FISIP USU yang ditunjuk sebagai tuan rumah diharapkan memiliki peran yang bisa dibagi dalam Univesitas dan KPI. 

"Sebab penyiaran merupakan badan dari informasi secara global dan dari kegiatan ini diharapkan perilaku masyarakat bisa berubah," sebutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Dosen Fisip USU Iskandar Zulkarnain yang juga sering menjadi pengamat penyiaran menambahkan masyarakat harus membangun budaya literasi. Sebab penyiaran saat ini sudah masuk ke ranah digitalisasi.

"Maka masyarakat harus ikut berpartisipasi bersama-sama rekan akademisi, jurnalistik serta mahasiwa melalui penyiaran sehat untuk membangun Indonesia lebih baik dan cerdas" tegasnya. (Sgh/Aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berkas Perkara Mantan Bupati Ponorogo Lengkap, KPK Segera Limpahkan ke Jaksa Untuk Disidangkan

Berkas Perkara Mantan Bupati Ponorogo Lengkap, KPK Segera Limpahkan ke Jaksa Untuk Disidangkan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan penyidikan terkait kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.
Terungkap, Penyebab Utama Polisi Tahan Richard Lee, Polda Metro Beberkan Tingkahnya

Terungkap, Penyebab Utama Polisi Tahan Richard Lee, Polda Metro Beberkan Tingkahnya

Terungkap, penyabab Utama Polda Metro Jaya menahan tersangka Richard Lee dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan layanan
Dasco Ajak Masyarakat Sipil Perkuat Persatuan Nasional

Dasco Ajak Masyarakat Sipil Perkuat Persatuan Nasional

Wakil Ketua DPR RI Dasco mengajak semua pihak untuk memperkuat persatuan nasional. Kekompakan masyarakat sipil menjadi kunci jalannya pemerintahan yang baik.
Panggil 3 Pemain Diaspora, Kurniawan Dwi Yulianto Siapkan Skuad Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026

Panggil 3 Pemain Diaspora, Kurniawan Dwi Yulianto Siapkan Skuad Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto mulai menyiapkan strategi untuk menghadapi Piala AFF U-17 2026. Salah satu langkah yang direncanakan ... -
KPK Telusuri Sosok di Balik Pengkondisian Saksi-saksi di Kasus Sudewo

KPK Telusuri Sosok di Balik Pengkondisian Saksi-saksi di Kasus Sudewo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telusuri dalang dibalik dugaan pengkodisian para saksi untuk bicara tidak jujur saat diminta keterangan terkait kasus Sudewo.
Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Timnas Indonesia disebut masih memiliki celah kecil untuk tetap tampil di Putaran 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Peluang tersebut muncul akibat situasi geopol

Trending

John Herdman Harap-harap Cemas, Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Kedatangan Pemain Diaspora ke Timnas

John Herdman Harap-harap Cemas, Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Kedatangan Pemain Diaspora ke Timnas

Konflik Iran-Israel berpotensi mengganggu penerbangan pemain diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di GBK.
Dokter Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro!

Dokter Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro!

Dokter Richard Lee resmi dilakukan penahanan usai diperiksa sebagai sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Bali United Permalukan Arema FC 4-3, Persaingan Papan Atas Liga 1 Makin Panas

Bali United Permalukan Arema FC 4-3, Persaingan Papan Atas Liga 1 Makin Panas

Bali United sukses mencuri perhatian setelah meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang. Hasil ini bukan hanya mempermalukan
Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Timnas Indonesia disebut masih memiliki celah kecil untuk tetap tampil di Putaran 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Peluang tersebut muncul akibat situasi geopol
Nabilah O’Brien Buka Suara Usai Jadi Korban Pencurian Tetapi Ditetapkan Sebagai Tersangka: Terlalu Janggal

Nabilah O’Brien Buka Suara Usai Jadi Korban Pencurian Tetapi Ditetapkan Sebagai Tersangka: Terlalu Janggal

Selebgram Nabilah O’Brien yang juga pemilik rumah makan Bibi Kelinci Kopitiam di Kemang buka suara usai menjadi korban pencurian tetapi justru ditetapkan
Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT