News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gegara Sakit Hati, Suami Bacok Kepala Istri di Tanjung Pinang

Gegara sakit hati dengan ucapan istri, seorang suami, Aldo alias Pangeran (44) bacok kepala istrinya menggunakan parang, di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau
Kamis, 7 Juli 2022 - 19:21 WIB
Pelaku Pembacokan Istri Sendiri di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, di Bawa Personel Polisi ke Polresta Tanjung Pinang
Sumber :
  • tim tvone/Kurnia Syaifullah

Tanjung Pinang, Kepulauan Riau – Gegara sakit hati dengan ucapan istri, seorang suami, Aldo alias Pangeran (44) bacok kepala istrinya menggunakan parang, di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (6/7/2022). Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polresta Tanjung Pinang, AKP Awal Sya'ban Harahap, kepada tvonenews.coom, Kamis (7/7/2022).

Ia menceritakan, usai pelaku membacok istrinya, pelaku menyerahkan diri ke kantor Polisi. Kemudian, ia juga lanjut menceritakan kronologis peristiwa tersebut, bahwa penganiayaan yang dilakukan pelaku berawal pada hari Selasa (5/7/2022) sekitar pukul 15.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di mana pelaku dari Tanjung Uban, Kabupaten Bintan tiba di Tanjung Pinang tepatnya di rumah dan bertemu istrinya yang bernama Syamsiah. Niat pelaku hendak mengajak 2 orang anaknya ke Tanjung Uban mengikut pelaku untuk sekaligus bersekolah di Tanjung Uban, dikarenakan pelaku dengan istrinya akan berpisah (bercerai), sementara pelaku bekerja berjualan kue di Tanjung Uban,” ujar AKP Awal.

Jadi, ia katakan, pada saat itu pelaku sempat mengambil pisau di dapur untuk bunuh diri, kemudian sang istri membujuk kedua anaknya untuk ikut ayahnya. Lanjutnya menerangkan, keesokan harinya, pelaku datang lagi ke Tanjung Pinang mengantar kedua anaknya untuk menginap di rumah neneknya selama 2 hari, sambil menunggu pelaku mendapat rumah kontrakan di Tanjung Uban.

“Pada saat itu pelaku terlibat cekcok dengan istrinya hingga terjadi penganiayaan. Pelaku merasa sakit hati dan emosi atas ucapan korban. Karena korban menyebutkan ‘kan sudah pergi, pergi aja, kenapa kembali’ karena ucapan itu, kemudian pelaku melihat parang dan membacok kepala korban dengan parang itu," ucapnya.

Sambungnya menjelaskan, setelah membacok korban, pelaku merasa menyesal hingga kemudian menyerahkan diri ke Polres.

"Pelaku datang sendiri menyerahkan diri, sedangkan korban mengalami luka pada bagian belakang kepala dan sudah dibawa ke rumah sakit,"ujarnya.  

Kasus penganiayaan suami terhadap istri ini, ia katakana, kini masih dalam proses penyidikan. Sejumlah saksi masih dimintai keterangan di kantor Sat Reskrim Polresta Tanjung Pinang. Sementara keterangan dari korban masih menunggu hasil visum dan menunggu kondisi korban membaik. (Ksh/Aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT