News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gawat! Petani Sawit Menjerit, Harga TBS di Bungo Jambi Dibandrol Rp 400 per Kilogram

Harga TBS mengalami penurunan mencapai 80% dari harga sebelumnya, yaitu Rp4.000 per kilogram. Hal tersebut membuat petani sawit di Kabupaten Bungo menjerit.
Sabtu, 25 Juni 2022 - 17:13 WIB
Petani Sawit di Bungo Jambi.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Darlianto

Bungo, Jambi - Harga Tanda Buah Sawit (TBS) mengalami penurunan drastis mencapai 80 persen dari harga sebelumnya, yaitu Rp4000 per kilogram. Hal tersebut membuat petani sawit di Kabupaten Bungo, Jambi menjerit.

Penurunan itu terjadi setiap harinya, sejak pemerintah mengumumkan larangan ekspor CPO, serta bahan baku minyak goreng pada beberapa bulan yang lalu. Sejak kebijakan larangan itu diumumkan, harga TBS di tingkat petani mulai turun hingga Rp400 per kilogram yang dibeli tengkulak sawit dari para petani. Hal tersebut membuat para petani bingung dan tidak bisa berbuat apa-apa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami petani sangat menjerit dengan penurunan setiap hari harga TBS yang dibeli oleh toke. Kini harga cuma Rp400 per kilogram,” keluh Afriadi, seorang petani sawit di Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi, Sabtu (25/6/2022).

Secara bertahap, penurunan drastis terhadap harga TBS dimulai pada akhir bulan April lalu. Dari harga Rp3.500 per kilogram, turun menjadi Rp2.000, kemudian Rp1.000 hingga sekarang menjadi Rp400. "Sekarang ini harga terparah, jangankan untuk untung, untuk balik modal upah panen dan perawatan saja tidak cukup," tuturnya.

Sementara itu, salah satu tengkulak TBS, Sony mengaku mengalami kerugian akibat harga TBS yang mengalami penurunan secara mendadak dari pabrik. Akibatnya, ia tak berani menerapkan harga tinggi untuk para petani. "Penurunan harga TBS yang kami beli mengimbangi pembelian pabrik. Sekarang kami sangat merugi sekali dengan penurunan harga saat ini, bahkan kami bisa terancam gulung tikar karena harga sawit saat ini," kata Sony.

Ia berharap pemerintah mampu mencari solusi untuk mengembalikan harga TBS tersebut. Jika kondisi ini berlangsung panjang, petani sawit akan mengalami kerugian cukup besar. "Kami para tengkulak dan petani sawit saat ini, hanya bisa berharap kepada pemerintah, agar bisa mencari solusi atas harga TBS sawit yang terus mengalami penurunan," pungkasnya. (dar/wna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT