Warga Palembang Tumpah Ruah hingga Jembatan Ampera Laksanakan Shalat Idul Fitri
- tim tvOne/Antara
Palembang, tvOnenews.com - Puluhan ribu masyarakat Kota Palembang, Sumatera Selatan, melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayowikramo (Agung) yang tumpah ruah sampai ke Jembatan Ampera.
Warga masyarakat berbondong-bondong menuju Masjid Agung Palembang, Sabtu (21/3/2026), sejak pukul 06:00 WIB dengan mengumandangkan takbir sehingga membuat suasana penuh keharuan.
Pelaksanaan shalat Idul Fitri dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Sejumlah pejabat daerah turut hadir lebih awal, di antaranya Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Wakil Gubernur Cik Ujang serta Wali Kota Palembang Ratu Dewa.
Humas Masjid Agung Palembang Doly Nofiansyah menyampaikan bahwa pelaksanaan ibadah tahun ini telah dipersiapkan dengan matang, termasuk penunjukan imam dan khotib.
“Untuk imam Salat Id dipimpin oleh Ustadz Ahmad Tarmizi Muhaimin, S.Pd.J Al Hafizh, sedangkan yang bertindak sebagai khotib adalah Al Ustadz Ki. Kgs. Nurdin Manshur,” katanya.
Ia juga menyebutkan lonjakan jumlah jemaah tahun ini cukup signifikan dibandingkan hari biasa, mengingat Masjid Agung menjadi salah satu titik utama pelaksanaan shalat Idul Fitri di Palembang.
Di antara ribuan jemaah yang hadir, terdapat cerita menarik dari para warga yang datang dari berbagai daerah. Salah satunya Berin, seorang pemudik yang mengaku sengaja memilih lokasi shalat Idul Fitri di atas Jembatan Ampera.
“Saya baru tahun ini pulang kampung ke Palembang. Memang sengaja ingin merasakan shalat Id di Jembatan Ampera. Walaupun sebenarnya di tenda masih banyak tempat kosong, tapi suasananya di sini lebih terasa,” katanya.
Menurutnya, pengalaman beribadah di ruang terbuka dengan latar ikon kota memberikan kesan tersendiri yang tidak didapatkan di tempat lain.
Hal senada juga diungkapkan Yoga (30), warga Plaju. Ia mengaku merasakan perbedaan suasana saat shalat Idul Fitri di Masjid Agung tahun ini dibanding sebelumnya.
“Ini kedua kali saya shalat Idul Fitri di sini. Tahun lalu saya di tenda, tapi sekarang coba di area jembatan. Ternyata lebih ramai dan terasa kebersamaannya. Senang sekali bisa Salat Id bersama sebanyak ini orang,” ujarnya.
Load more