Sempat Berdalih Tewas karena Kecelakaan, Begini Kronologi Suami Bunuh Istri di Asahan
- tim tvOne/Sri Wanasari
Asahan, tvOnenews.com - Seorang suami berinisial MA (29) tahun warga Asahan, Sumatera Utara, tega menganiaya istrinya berinisial AIP (20) hingga tewas. Ironisnya, pelaku berdalih kalau korban meninggal dunia karena jatuh dari sepeda motor.
Peristiwa pembunuhan itu terjadi di rumah pelaku, Jalan Batu Asahan, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara pada Senin (2/2/2026) dini hari.
“Si pelaku awalnya tidak mengakui perbuatannya, dia mengatakan si korban terjatuh dari sepeda motor. Kemudian dia minta supaya jenazah segera dibawa pulang ke rumahnya. Setelah dibawa ke rumah, kami melihat ada tanda-tanda tidak sesuai dengan penyebab kematiannya. Ada luka lecet dan memar yang menurut kami telah terjadi kekerasan terhadap tubuh korban,” kata Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Imanuel P.
Peristiwa itu bermula saat pelaku menjemput korban ke rumah orangtuanya di Tanjung Balai. Saat tiba di rumah pelaku, keduanya terlibat pertengkaran hebat hingga berujung penganiayaan terhadap korban.
“Kemudian ketika AIP menjadi korban, dan dia merasa tersengal-sengal, kemudian dibawalah si korban ini oleh pelaku ke Rumah Sakit Umum Kisaran. Sampai rumah sakit sudah dinyatakan meninggal dunia,” kata Kasat.
Mendapat informasi tersebut, pihaknya langsung turun ke lokasi, namun pelaku buru-buru meminta agar jenazah korban dibawa ke rumah orangtuanya untuk segera dimakamkan.
“Kami mencoba berkomunikasi tapi si pelaku tidak berkenan untuk dilakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban. Kami melakukan komunikasi dengan orang tua si korban, akhirnya orang tua korban menyatakan bersedia untuk anaknya dilakukan autopsi,” lanjut Kasat lagi.
Setelah mendapat persetujuan dari orang tua korban, jasad korbanpun dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi untuk dilakuan autopsi.
“Sambil kita lakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi. Pelaku sempat mengaku ke salah satu temannya bahwasanya dia menyesal telah melakukan upaya yang dilakukan itu yang menyebabkan korban meninggal dunia,” terang AKP Imanuel”
Menurut keterangan MA, lanjut Kasat, pertengkaran dan penganiayaan itu bermula karena korban tidak menuruti perintah suaminya. “Jadi menurut keterangan suaminya, dianya ini sempat kesal karena istrinya tidak bisa diatur. Dia sempat melarang istrinya untuk tidak pergi, tapi istrinya tetap pergi, sehingga dia marah dan pertengkaran hebat pun terjadi hingga mengakibatkan penganiayaan,” kata Kasat.
Load more