News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cuaca Ekstrem Ancam Perairan Kepri, PPLP Tanjunguban Kerahkan 13 Kapal Simulasi Kecelakaan Kapal Minyak

Simulasi tersebut menggambarkan skenario tabrakan antara kapal tugboat Medelin Compass dengan KM Melati yang menyebabkan kebakaran hebat serta tiga kru terjatuh ke laut. Situasi darurat diperagakan seolah terjadi dalam kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Selasa, 27 Januari 2026 - 15:19 WIB
Kapal PPLP melakukan pemadaman kebakaran kapal minyak di perairan Bintan
Sumber :
  • Kurnia

Bintan, tvOnenews.com – Menghadapi ancaman cuaca ekstrem dan potensi kecelakaan laut, Pangkalan Penjaga Laut dan Pantai (PPLP) Tanjunguban menggelar simulasi penanganan kecelakaan kapal minyak di perairan Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Senin (26/1/2026).

Simulasi tersebut menggambarkan skenario tabrakan antara kapal tugboat Medelin Compass dengan KM Melati yang menyebabkan kebakaran hebat serta tiga kru terjatuh ke laut. Situasi darurat diperagakan seolah terjadi dalam kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi skenario itu, PPLP Tanjunguban langsung mengerahkan 13 kapal nasional, di antaranya KN Kalimasadha, KN Sarotama, dan KN Rantos, untuk melakukan operasi penyelamatan dan pengendalian kebakaran.

KN Sarotama menjadi kapal pertama yang tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api yang membakar lambung kapal tugboat. Proses evakuasi kru dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Tak hanya berfokus pada evakuasi, simulasi ini juga menguji kesiapan penanganan tumpahan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) akibat kebocoran kapal.

KN Kalimasadha dan KN Sarotama memasang oil boom untuk membatasi penyebaran minyak, disusul proses penyerapan serta pembuangan limbah minyak sesuai prosedur keselamatan lingkungan laut.

Pelaksana Tugas Kepala PPLP Tanjunguban, Alfaizul, mengatakan kegiatan ini bertujuan menguji respons cepat sekaligus meningkatkan koordinasi lintas unsur dalam menghadapi kondisi darurat di laut.

“Simulasi ini membuktikan kesiapsiagaan kami menghadapi potensi bencana maritim, terutama di tengah cuaca ekstrem. Alhamdulillah, seluruh tahapan penanganan berjalan optimal dan sesuai skenario,” ujarnya.

Simulasi kesiapsiagaan ini digelar dalam rangka peringatan 53 tahun Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) serta 38 tahun Pangkalan Penjaga Laut dan Pantai (PPLP) tahun 2026.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 108 personel diterjunkan dan 13 kapal operasi dikerahkan, menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu simulasi maritim terbesar di wilayah Kepulauan Riau tahun ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya berfokus pada latihan lapangan, PPLP Tanjunguban juga menggelar bakti sosial dengan menyerahkan empat unit kursi roda kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengabdian kepada publik.

Melalui latihan ini, PPLP berharap seluruh personel semakin siap menghadapi kondisi darurat di laut, terutama di tengah cuaca ekstrem yang kian sulit diprediksi. (ksh/nof)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya keterlibatan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) yang memiliki peran sebagai pengepul dalam kasus korupsi kuota haji.
KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagi tiga kluster saat melakukan pemeriksaan terhadap 17 saksi terkait perkara suap pengadaan pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.
Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penjemputan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, Kajari Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga dan beberapa Kepala Seksi lainnya, dalam rangka pemeriksaan di Jakarta.
Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka dalam kasus peredaran narkotika sabu dan psikotropika Happy Five (H5) di wilayah Kota Tangerang, Banten.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026

Trending

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.
Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT