News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cegah Wabah PMK, Belasan Sapi Dicegat Polisi saat Akan Masuk Aceh Barat

Belasan Sapi yang ingin dipasok ke Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, terpaksa harus kembali ke daerah asalnya, karena tidak diizinkan oleh petugas gabungan yang menjaga ketat pintu masuk wilayah setempat.
Senin, 16 Mei 2022 - 12:52 WIB
Polisi larang Masuk ternak ke Kabupaten Aceh Barat
Sumber :
  • Tim TvOne/Chaidir Azhar

Aceh Barat, Aceh - Belasan Sapi yang ingin dipasok ke Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, terpaksa harus kembali ke daerah asalnya, karena tidak diizinkan oleh petugas gabungan yang menjaga ketat pintu masuk wilayah setempat. 

Meski dilengkapi dengan dokumen, karena khawatir akan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan yang saat ini sedang mewabah, petugas tak membiarkan ternak dari luar masuk ke daerah tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabag Ops Polres Aceh Barat, Iswar yang memimpin operasi tersebut mengatakan, meski dilengkapi dokumen resmi, hewan yang rawan tertular PMK dilarang masuk untuk saat ini.

”Kita sudah melihat sendiri tadi, kalau ada ternak dari luar yang masuk ke Aceh Barat, akan kembalikan mereka ke asalnya, tidak diizinkan masuk, meski ternak itu tidak terjangkit,” jelas Iswar. Pada Senin (16/5/2022).

Bukan pasokan hewan dari luar saja yang dicegat masuk petugas, melainkan ternak lokal yang hendak dipasok ke daerah lain juga tidak diizinkan.  

Petugas bersiaga di pos cek poin di tiga titik, mulai dari perbatasan Aceh Barat-Nagan Raya, Aceh Barat-Aceh Jaya, dan pos yang berada di kawasan banyak ternak. 

”Kita akan mengelola ternak di dalam juga tidak boleh keluar. Meski sementara ini kita tidak menemukan ada hewan yang terinfeksi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Iswar, meski dilarang masuknya hewan ternak pedaging ke Aceh Barat, tentu tak menganggu stabilitas ketersediaan daging di pasar. Sebab itu, tidak ada alasan bagi pihak manapun untuk melanggar aturan tersebut.

“Tidak berdampak terhadap ketersediaan daging di pasar, kita masih ada ternak lokal, jadi untuk daging masih cukup,” sebutnya. (Kha/Nof)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT