News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hijaukan Lahan Bekas Tambang, 28.775 Pohon Ditanam Kembali di Babel

Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung (Babel telah menanam 28.775 pohon guna menghijaukan kembali lahan bekas penambangan bijih timah di daerah itu.
Minggu, 4 Januari 2026 - 10:49 WIB
Polda Kepulauan Bangka Belitung melakukan penanaman pohon di lahan bekas penambangan bijih timah di Bangka. ANTARA/Antara Babel
Sumber :
  • Antara

Pangkalpinang, tvOnenews.com - Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung (Babel telah menanam 28.775 pohon guna menghijaukan kembali lahan bekas penambangan bijih timah di daerah itu.

“Selama 2025 kami telah menanam 28.775 pohon di 145 hektare lahan bekas tambang," kata Kapolda Kepulauan Babel Irjen Pol Viktor T. Sihombing di Pangkalpinang, Minggu (4/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan kepolisian se-Kepulauan Bangka Belitung selama 2025 telah melakukan penanaman 28.775 pohon pada 145 hektare lahan kritis, dengan rincian Polda Kepulauan Babel 9.650 pohon seluas 10 hektare.

Kemudian penanaman pohon di Polresta Pangkalpinang 1.400 pohon seluas 6,5 hectare, Polres Bangka 2.500 pohon di 13,5 hektare lahan bekas tambang, Polres Bangka Baarat 2.400 pohon seluas 13 hektare, Polres Bangka Selatan 2.100 pohon seluas 60 hektare.

Selanjutnya penanaman pohon di Polres Bangka Tengah selama tahun 2025 telah menanam 5.375 pohon di lahan bekas tambang seluas 16 hektare, Polres Belitung 2.650 pohon di lahan seluas 12 hektare, dan Polres Belitung Timur 2.700 pohon di 14 hektare lahan bekas tambang timah.

“Kami tidak hanya mengutamakan penegakan hukum, tetapi juga berupaya memberikan sosialisasi dan reklamasi serta pemanfaatan lahan bekas tambang timah ini," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyatakan penanaman pohon di lahan bekas tambang pada tahun ini akan terus ditingkatkan, agar lahan bekas tambang ini bisa bermanfaat untuk kelestarian lingkungan dan perekonomian masyarakat.

“Penanaman ini belum cukup dan langkah ini bagian upaya kepolisian mengimbau perusahaan tambang, terutama mereka pemegang Izin Usaha Penambangan (IUP) serta masyarakat untuk mereklamasi lahan bekas tambang ini," kata Kapolda Viktor T Sihombing.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT