GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak Muatan Politis Seputar Desakan Penetapan Status Bencana Nasional Sumatra

Pendiri firma analitik Big Data Evello, Dudy Rudianto menyatakan ada muatan politis dibalik kuatnya desakan penetapan status bencana nasional Sumatera.
Kamis, 18 Desember 2025 - 13:45 WIB
Pendiri firma analitik Big Data Evello, Dudy Rudianto.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Pendiri firma analitik Big Data Evello, Dudy Rudianto menyatakan ada muatan politis dibalik kuatnya desakan penetapan status bencana nasional Sumatera. Hal tersebut diperoleh Evello setelah menganalisis narasi dari 11.706 video di tiktok, 9.173 unggahan di instagram dan 18.371 unggahan video youtube

Tak hanya itu, Evello juga menganalisis melalui percakapan dibanyak unggahan tersebut. “Kami menganalisis 2.763.310 percakapan di tiktok, 1.527.339 percakapan di instagram dan 357.587 percakapan di youtube," jelas Dudy Rudianto pada Kamis (18/12).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasilnya menurut Dudy terdapat motif politik dengan tujuan utama untuk melemahkan posisi pemerintah dengan berlindung dibalik desakan penetapan status bencana nasional. “Umumnya narasi politis ini berlindung dibalik tema soal blunder komunikasi kepala BNPB, tudingan bantuan yang lambat dan ketakutan audit internasional,” terang Dudy lebih lanjut. 

Bahkan yang menyedihkan, narasi politis ini memanfaatkan sentimen dan tudingan keadilan Jawa-Luar Jawa. “Dengan bobot percakapan mencapai 10% lintas platform, narasi politis ini mencoba membakar sentimen tidak adil karena bencana terjadi di Sumatera dan bukan di Jawa,” ungkap Dudy menambahkan.

Menurut Dudy, seluruh narasi dengan tema diatas berujung pada upaya meyakinkan publik bahwa pemerintah tidak sanggup dan terjadi ketidakadilan penanganan karena kejadian bencana tidak terjadi di Jawa atau Jakarta. “Narasi ini jelas mengandung unsur pecah belah dan sangat politis sekali,” tandas Dudy. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika ditanya seberapa besar perhatian publik Indonesia terhadap kejadian bencana ini. Evello papar Dudy mencatat jumlah tayang soal bencana banjir di Aceh, Sumut dan Sumbar telah tayang di tiktok hingga 2,8 milyar kali tayang dengan sebaran video ke jejaring whatsapp mencapai 448.656 kali berbagi, dengan jumlah video diunduh sebanyak 877.534 unduhan.

Sementara di instagram jumlah interaksi mencapai 21.574.617 kali likes dengan penayangan mencapai 126 juta kali tayang terang Dudy.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Belakangan ini publik mempertanyakan terkait menghilangnya mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dari Rumah Tahanan (Rutan) KPK
Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, alasan Utama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tidak akan memberikan penyertaan modal negara ke Agrinas Pangan Nusantara dalam mengerjakan program Koperasi
Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Kasus aktivis KontraS Andrie Yunus masih menyedot perhatian publik. Bahkan menuai komentar menohok eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Diketahui, bebergai
3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam rangkaian turnamen FIFA Series 2026, setidaknya ada tiga hal bersejarah yang akan terjadi. Apa saja itu?
Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Seorang pemotor tewas usai terlibat kecelakaan di wilayah Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat (20/3/2026). Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor,
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT