News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Bungo Jambi Resah Gegara Buaya 3 Meter Muncul Di Sungai Pangean

Warga Kampung Pangean, Desa Ujung Tanjung, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo Jambi diresahkan dengan seringnya kemunculan buaya dipermukaan Sungai Pangean.
Minggu, 8 Mei 2022 - 19:26 WIB
Penampakan Buaya di Sungai Pangean yang Meresahkan Warga Kampung Pangean, Desa Ujung Tanjung, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo Jambi,
Sumber :
  • tim tvOne/Darliyanto

Bungo, Jambi - Warga Kampung Pangean, Desa Ujung Tanjung, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo Jambi diresahkan dengan seringnya kemunculan buaya dipermukaan Sungai Pangean.

Kemunculan buaya yang berukuran tiga meter ini membuat warga khawatir untuk melakukan aktivitas di sungai Batang Pangean. Padahal, sungai ini menjadi tempat mencuci dan mandi bagi warga sekitar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Yunus, warga sekitar sungai Batang Pangean, keberadaan buaya besar tersebut memang telah lama. Namun, munculnya buaya tersebut terjadi sejak sepekan terakhir.

"Dari kemunculan buaya ini, membuat warga menjadi resah. Sebenarnya, buaya ini telah ada sejak setahun yang lalu, namun baru muncul akhir-akhir ini," ujar Yunus, Minggu (8/5/2022).

Yunus menambahkan, akibat kemunculan predator sungai tersebut, warga Kampung Panual dan Kampung Pangean yang setiap hari beraktivitas di sungai tersebut menjadi takut.

"Gara-gara buaya ini sering muncul, aktivitas warga dua kampung ini menjadi takut dan khawatir seketika digigit buaya," katanya.

Menurut Yunus, buaya yang muncul saat ini pada tahun lalu telah memangsa hewan ternak sapi milik warga. Diperkirakan ada sekitar tiga ekor buaya yang ada di sungai tersebut. 

"Kami selaku warga berharap pihak BKSDA Jambi untuk bisa menangkap buaya karena kami mau mandi ke sungai jadi takut akibat buaya timbul," kata Yunus.

Sementara, Kapolsek Jujuhan AKP Wibisono membenarkan adanya keresahan warga yang diakibatkan oleh kemunculan buaya di Sungai Batang Pangean.

Menurut Wibisono, pihaknya langsung turun ke lokasi dan melihat adanya buaya yang masih muncul di permukaan Sungai Batang Pangean.

"Ya benar, kami mengetahui adanya buaya sebesar pohon kelapa, dengan panjang sekitar tiga meter itu muncul di Sungai Batang Pangean, setelah mendapat laporan dari warga," ujar AKP Wibisono pada tim tvOnenews.com, Minggu (8/5/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek mengimbau kepada seluruh warga Kampung Panual dan Kampung Pangean agar selalu waspada dan tidak melakukan aktivitas di sungai terlebih dahulu sebelum adanya imbauan berikutnya.

"Kami imbau pada warga, agar selalu waspada jaga kelestarian lingkungan, jaga anak-anak kita dan jangan mandi ke sungai terlebih dahulu, untuk menghindari agar tidak terjadi apa-apa nanti," ungkapnya(dar/put)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT