GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPRD Apresiasi BNN Riau Ungkap 63 Kg Ganja di Lingkungan Kampus

DPRD Kota Pekanbaru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau atas keberhasilan mengungkap peredaran narkotika jenis ganja kering seberat 63 kilogram yang disimpan di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau.
Kamis, 14 Agustus 2025 - 17:26 WIB
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi.
Sumber :
  • Istimewa

Pekanbaru, tvOnenews.com - DPRD Kota Pekanbaru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau atas keberhasilan mengungkap peredaran narkotika jenis ganja kering seberat 63 kilogram yang disimpan di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau.

Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi, memuji langkah cepat Tim Berantas BNNP Riau di bawah pimpinan Plt Kepala BNN Riau, Kombespol C.P. Sinaga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Keberhasilan ini bukan sekadar prestasi penegakan hukum, tetapi juga penyelamatan nyawa generasi muda, khususnya mahasiswa yang merupakan aset bangsa,” ujar Zulkardi.

Ia menegaskan, jika diasumsikan satu linting ganja dapat merusak satu orang, maka 63 kilogram ganja ini berpotensi merusak ribuan generasi penerus. “Penangkapan ini memutus rantai peredaran yang dapat menghancurkan masa depan banyak orang,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga mengingatkan dampak buruk ganja bagi mahasiswa, mulai dari penurunan konsentrasi belajar, gangguan daya ingat, kerusakan fungsi otak, ketergantungan, hingga risiko gangguan mental.

“Tidak ada ruang bagi narkoba di Riau. Kami mendukung penuh langkah aparat memberantas narkoba sampai ke akar-akarnya,” tambahnya.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat bahwa akan ada pengiriman ganja melalui jasa ekspedisi Indah Cargo di Jalan Garuda Sakti, Pekanbaru. Tim BNNP Riau yang dipimpin Kombespol Berliando melakukan penyelidikan dan pengintaian pada Jumat (8/8/2025) pagi.

Sekitar pukul 09.40 WIB, dua tersangka berinisial RS dan S diamankan bersama satu kardus berisi 23 paket ganja kering. Dari hasil interogasi, diketahui masih ada ganja lain yang disimpan di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Suska Riau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim kemudian melakukan penggeledahan yang disaksikan pihak kampus, dan menemukan dua kardus berisi 40 paket serta 10 paket ganja kering yang disembunyikan di atap gedung. Total barang bukti yang diamankan sebanyak 63 bungkus dengan berat bruto 63 kilogram.

RS, yang merupakan mantan mahasiswa, mengaku menyimpan dan mengendalikan peredaran ganja dari area kampus karena dianggap aman dari pantauan aparat. Barang haram tersebut berasal dari Panyabungan, Sumatera Utara, dan rencananya dikirim ke Tangerang Selatan dan Palembang melalui jasa ekspedisi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal FIFA Matchday Maret 2026 Tim ASEAN: Timnas Indonesia Tampil di Level Dunia Hingga Laga Pamungkas Kualifikasi Piala Asia 2027

Jadwal FIFA Matchday Maret 2026 Tim ASEAN: Timnas Indonesia Tampil di Level Dunia Hingga Laga Pamungkas Kualifikasi Piala Asia 2027

FIFA Matchday edisi Maret 2026 akan digelar sepanjang 22 hingga 31 Maret 2026. Sesuai regulasi FIFA, hitungan Ranking FIFA akan berlaku pada maksimal dua pertandingan yang digelar. 
Kisah Hijrahnya Dramatis, Ini 5 Pemain Naturalisasi dan Lokal yang Jadi Mualaf di Indonesia

Kisah Hijrahnya Dramatis, Ini 5 Pemain Naturalisasi dan Lokal yang Jadi Mualaf di Indonesia

Ini deretan pemain naturalisasi dan lokal yang memutuskan menjadi mualaf di Indonesia.
Melempem di Awal Musim, Tim Valentino Rossi Makin Yakin Tinggalkan Ducati untuk Aprilia di MotoGP 2027?

Melempem di Awal Musim, Tim Valentino Rossi Makin Yakin Tinggalkan Ducati untuk Aprilia di MotoGP 2027?

VR46 bicara soal kemungkinan pakai motor Aprilia dan tinggalkan Ducati di MotoGP 2027
5 Musuh Besar Valentino Rossi di MotoGP, Nomor 3 Paling Kontroversial

5 Musuh Besar Valentino Rossi di MotoGP, Nomor 3 Paling Kontroversial

Siapa saja kelima musuh besar Valentino Rossi di dunia MotoGP? Bahkan ada nomor tiga yang paling kontroversial.
Liverpool Vs PSG: Steven Gerrard Tak Jagokan The Reds Juara Liga Champions

Liverpool Vs PSG: Steven Gerrard Tak Jagokan The Reds Juara Liga Champions

Liverpool akan bersua Paris Saint-Germain (PSG) di perempat final Liga Champions. Kenapa Steven Gerrard tidak menjagokan The Reds juara?
Kehilangan Megawati Hangestri, Nasib Red Sparks Berputar 180 Derajat! Dari Finalis Kini jadi Juru Kunci Liga Voli Korea 2025/2026

Kehilangan Megawati Hangestri, Nasib Red Sparks Berputar 180 Derajat! Dari Finalis Kini jadi Juru Kunci Liga Voli Korea 2025/2026

Performa Red Sparks di Liga Voli Korea 2025/2026 mengalami penurunan drastis sejak kehilangan trio penyerang, Megawati Hangestri Vanja Bukilic dan Pyo Seung-ju.

Trending

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria tak habis pikir melihat situasi yang kini menimpa internal tim nasional mereka jelang hadapi lawan mereka, Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Ketika diwawancarai media Bulgaria, Ivan Kolev malah membongkar bagaimana kekurangan Timnas Indonesia di era kepelatihannya dalam periode 2001-2003 dan 2007.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT