GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemkab Natuna Batalkan Kelulusan Tujuh Tenaga Kesehatan PPPK Tahap II

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Natuna, Muhammad Alim Sanjaya, di Natuna, Senin (4/8/2025) mengatakan pada akhir Juni 2025 pihaknya telah mengumumkan hasil seleksi PPPK Tahap II formasi 2024.
Senin, 4 Agustus 2025 - 18:01 WIB
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Natuna, Muhammad Alim Sanjaya, saat di temui awak media pada Rabu (7/5/2025) di Kantor Bupati Natuna. ANTARA/Muhamad Nurman
Sumber :
  • Antara

Natuna, tvOnenews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Kepulauan Riau, resmi membatalkan kelulusan tujuh orang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap II formasi tenaga kesehatan yang lulus melalui jalur optimalisasi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Natuna, Muhammad Alim Sanjaya, di Natuna, Senin (4/8/2025) mengatakan pada akhir Juni 2025 pihaknya telah mengumumkan hasil seleksi PPPK Tahap II formasi 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam hasil seleksi tersebut, sebanyak 66 peserta dinyatakan lulus dan akan melanjutkan proses pemberkasan untuk pengangkatan.

Namun, terdapat tujuh peserta yang lulus melalui jalur optimalisasi mengajukan pengunduran diri, disebabkan oleh penempatan kerja yang tidak sesuai dengan lokasi tempat tinggal mereka.

Jalur optimalisasi merupakan mekanisme bagi peserta yang memenuhi syarat untuk mengisi jabatan kosong lain, karena kuota pada formasi jabatan yang mereka lamar sebelumnya telah terpenuhi.

Ketujuh orang yang mengundurkan diri tersebut, terdiri atas empat bidan terampil, satu perawat terampil, satu perekam medis terampil, dan satu pranata laboratorium kesehatan terampil.

“Pengunduran diri tersebut tertuang dalam Surat Nomor 800.1.2.2./644/BKPSDM/VII/2025 tentang Pembatalan Kelulusan bagi Peserta Seleksi PPPK Tahap II Tenaga Kesehatan Formasi Tahun 2024," ucap dia.

Menurut dia, dikarenakan keputusan untuk mengundurkan diri dilakukan sebelum proses pemberkasan nomor induk PPPK (NIP) selesai, maka tidak ada sanksi yang diberikan kepada para tenaga kesehatan.

“Tidak ada sanksi sepanjang pengunduran diri dilakukan sebelum NIP keluar," ujar dia.

Dengan mundurnya tujuh tenaga kesehatan tersebut, jumlah peserta yang akan mengikuti pelantikan menjadi 59 orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, posisi yang ditinggalkan oleh tenaga kesehatan yang mengundurkan diri tersebut tidak akan diisi oleh pengganti baru.

“Pelantikan bagi 59 peserta ini direncanakan berlangsung pada akhir Agustus atau awal September mendatang. Saat ini proses pemberkasan sedang berjalan," ucap dia.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT