News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggota DPRD Sumut Irham Buana Nasution Diteror saat Kunjungan Dapil di Belawan

Aksi teror menimpa Anggota DPRD Sumut Irham Buana Nasution. Saat melakukan kunjungan ke Daerah Pemilihan, Irham mengalami teror
Selasa, 8 Juli 2025 - 21:17 WIB
Anggota DPRD Sumut Irham Buana Nasution Diteror saat Kunjungan Dapil di Belawan
Sumber :
  • istimewa

Medan, tvOnenews.com - Aksi teror menimpa Anggota DPRD Sumut, Irham Buana Nasution. Saat melakukan kunjungan ke Daerah Pemilihan, Irham mengalami teror berupa pelemparan mobil yang dikendarainya.

Teror itu terjadi, Selasa 8 Juli 2025 siang di Kecamatan Medan Belawan, salahsatu kecamatan daerah pemilihan Sumut 1 (Medan A) kecamatan tempat Irham Buana berkontestasi pada Pemilihan Legislatif 2024 kemarin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota Fraksi Golkar itu menjelaskan, saat itu dirinya bersama Anggota DPRD Sumut lainnya melakukan kunjungan daerah pemilihan di Medan Belawan, salahsatunya Kantor Pelindo. 

Usai dari kantor Pelindo, Irham melaksanakan ibadah shalat. Seusai shalat, dirinya melanjutkan kunjungan kerja ke arah Medan Labuhan. Saat di perjalanan, mobil pribadi yang ditumpangi Irham dilempari orang tak dikenal (OTK). Pelaku dua orang berboncengan mengendarai satu sepeda motor Scoopy tanpa plat nomor kendaraan serta memakai helm menutupi wajah. 

Irham pun berniat menepikan mobil dan turun. Namun pelaku justeru putar arah dan kembali melempari kaca bagian belakang mobil Irham, mengakibatkan kaca mobil tersebut pecah.

Atas kejadian itu, Irham yang juga mantan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan melaporkan langsung ke Mapolda Sumut pada sore harinya. 

Dengan nomor laporan STTLP/B/1065/VII/2025/SPKT Polda Sumatera Utara, Irham berharap laporan tersebut bisa segera ditindaklanjuti. 

"Saya melaporkan aksi teror yang saya alami langsung ke Mapolda Sumut. Saya harap ini bisa segera terungkap serta pelakunya bisa seger ditangkap," tegas Irham Buana Nasution di Polda Sumut

Irham berujar aksi teror tersebut menjadi preseden buruk bagi masyarakat.

"Bila wakil rakyat saja mendapat teror semacam ini, bagaimana pula terhadap masyarakat umum. Ini preseden buruk bagi kita," ujar Irham.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu, Irham berharap Kapolda Sumatera Utara bisa segera menindaklanjuti laporan tersebut.

"Saya berharap atensi Bapak Kapolda Sumut untuk menindaklanjuti laporan ini," pungkas Irham. (aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT