News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Budiman Sudjatmiko: Segera Turunkan Tim Khusus Bahas Percepatan Pertumbuhan Perekonomi Daerah

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sujatmiko mengatakan, untuk menindaklanjuti berbagai persoalan terkait penanggulangan kemiskinan di berb
Senin, 23 Juni 2025 - 23:01 WIB
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sujatmiko Bersilaturahmi di kediaman Fauka Noor Farid di Rimba Candi Pagar Alam.
Sumber :
  • tim tvOne/Kiki Habibi

Pagaralam, tvOneNews.com - Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sujatmiko mengatakan, untuk menindaklanjuti berbagai persoalan terkait penanggulangan kemiskinan di berbagai daerah khususnya di Kota Pagaralam, dan beberapa daerah lain seperti Lahat, Empat Lawang, dan Muara Enim, akan segera menurunkan tim khusus untuk membahas terkait potensi percepatan daerah.

Hal ini diungkapkan langsung Budiman Sudjatmiko saat bersilaturahmi di rumah Fauka Noor Farid utusan khusus Presiden RI di Rimba Candi Pagaralam, Sumatera Selatan kemarin, Minggu (22/6/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, mengamati persoalan di berbagai daerah terkait penanggulangan kemiskinan di Sumsel, perlu segera menurunkan tim.

"Nantinya tim ini akan melakukan pertemuan untuk menindaklanjuti upaya penanggulangan kemiskinan di berbagai daerah Sumsel khususnya Pagaralam," kata dia.

Dia mengatakan, tim ini akan bekerja untuk mendata dan memprogramkan langkah apa yang tepat untuk menanggulangi atau pencegahan kemiskinan di masyarakat pedesaan.

"Jika melihat potensi alam Rimba Candi misalnya sangat luar biasa, mulai dari sumberdaya sektor pertanian,  perkebunan dan termasuk pariwisata, tapi masih minim sentuhan teknologi," kata dia.

Dia mengatakan, di Pagaralam kekurangannya tidak tersedianya sumberdaya manusia (SDM) yang handal, teknologi yang mampu menghidupkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Namun demikian ini akan menjadi perhatian pemerintah pusat melalui BPPK untuk membantu mencarikan jalan keluarnya, misalnya teknologi pertanian, dan termasuk menyiapkan keterampilan masyarakatnya," ujar dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Budiman mengatakan, kemiskinan yang terjadi dialami masyarakat Sumsel khususnya Pagaralam, bukan akibat tidak memiliki sumber daya alam (SDA) tapi miskin ilmu dan teknologi yang dimiliki masyarakat.

"Nanti saya sudah tahu permasalahannya, jadi tinggal segera menurunkan tim untuk melakukan perumusan dengan pemerintah daerah, sehingga dapat menentukan langkah yang harus segera dilakukan," ujar Budiman seraya mengatakan nanti tinggal berkoordinasi dimana tempat yang akan diambil untuk membahas persoalan itu, apa di Pagaralam atau daerah lain di Sumsel. (mkb/wna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT