GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Sumut Bobby Nasution Terapkan Sekolah 5 Hari, Ini Kata Pengamat Pendidikan

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution mulai menerapkan sekolah 5 hari pada tahun ajaran baru 2025-2026 untuk sekolah SMA/SMK di Sumatera Utara.
Rabu, 4 Juni 2025 - 18:25 WIB
Gubernur Sumut, Bobby Nasution.
Sumber :
  • Ahmidal Yauzar.

Medan, tvOnenews.com - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution mulai menerapkan sekolah 5 hari pada tahun ajaran baru 2025-2026 untuk sekolah SMA/SMK di Sumatera Utara.

Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Pendidikkan (Kadisdik) Sumatera Utara (Sumut) Alex Sinulingga pada, Selasa (3/6/2025) di Kantor Disdik Sumut Jalan Cikditiro, Kota Medan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekolah lima hari merupakan visi misi Gubernur Sumut untuk mencegah kriminalistas, tawuran, penyalahgunaan narkoba dan keterlibatan pelajar pada aktifitas geng motor.

“Pada hari Sabtu dan Minggu para pelajar akan lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga. Hal ini diharapkan memperkuat pengawasan orang tua dan membangun karakter anak sejak dini," jelasnya.

Ia juga menyampaikan sistem belajar 5 hari ini berlaku untuk seluruh SMA/SMK dan SLB baik negeri maupun swasta di 33 Kabupaten/ Kota di Provinsi Sumatera Utara.

“Tentunya hari Sabtu itu kosong, hanya menambah jam belajar di hari Senin-Jumat kita padatkan. Artinya pulang itu lebih lama dari biasanya," jelasnya.

Alex juga belum menyampaikan secara detail pola pembelajaran selama 5 hari, meski begitu pihaknya kini masih mengkajinya.

“Sedang kita susun supaya ajaran baru ini bisa langsung dilaksanakan. Nanti ini akan kita tuangkan juga dalam bentuk Pergub," sebutnya.

Menyikapi itu, Pengamat Pendidikkan Sumut, Rizal Hasibuan mengatakan, jika kebijakan belajar selama 5 hari yang diinisiasikan Gubsu Bobby Nasution tidak didasari penelitian.

Menurutnya, jika kebijakan itu diterapkan akan berdampak terhadap psikologis siswa dan para guru. Untuk itu ia mengingatkan kebijakan belajar 5 hari ini harus didasari sebuah penelitian dan keterlibatan stakeholder baik kalangan pendidik, dosen dan guru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pertama, Itukan merubah budaya masyarakat kita, misalnya biasa masuk jam 07.15 WIB sekarang masuknya jam 06.30 WIB, pulangnya biasa pukul 14.00 WIB sekarang 16.00 WIB. Lalu kedua, harus dipikirkan juga bahwa guru itu ada konsekuensi mengajar, ada jam yang wajib dipenuhi, kalau tidak salah 24 jam per minggu, coba dicek. Kalau itu kurang maka si guru tersebut tidak mendapatkan sertifikasi," katanya Rizal saat diwawancarai, Rabu (4/6/2025).

Dosen Unimed ini juga menilai, selain siswa dan guru, budaya masyarakat lainnya yang akan berubah akibat kebijakan yakni terjadinya kemacetan di wilayah perkotaan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT