News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkah Libur Lebaran, Pengusaha Pempek Palembang Produksi 30 Ribu Dalam Sehari

Cek Mina mengungkapkan mayoritas pembeli bukan hanya dari warga lokal, namun didominasi oleh wisatawan yang datang dari luar Palembang untuk menikmati suasana libur Lebaran bersama keluarga. Mereka sengaja memborong pempek sebagai oleh-oleh atau untuk langsung dinikmati di tempat.
Senin, 7 April 2025 - 10:33 WIB
Pengusaha pempek di Palembang saat banjir orderan.
Sumber :
  • Pebri

Palembang, tvOnenews.com – Libur lebaran menjadi berkah bagi pengusaha kuliner di Palembang, salah satunya pengusaha pembuatan pempek - pempek di kampung Tanggo Rajo Cindo mampu menjual 30 ribu pempek dalam sehari.

Salah satu pengusaha pempek harga seribuan, Cek Mina, mengaku mengalami lonjakan pesanan secara signifikan selama masa libur Idul Fitri 1446 H. Dia mengatakan dalam sehari, produksi pempek di tempat usahanya bisa mencapai 30 ribu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah, tahun ini permintaan meningkat drastis. Setelah Lebaran, hampir setiap hari kami memproduksi hingga 30 ribu pempek. Itu dua kali lipat dari hari biasa," ungkapnya, Sabtu (5/4/2025). 

Cek Mina mengungkapkan mayoritas pembeli bukan hanya dari warga lokal, namun didominasi oleh wisatawan yang datang dari luar Palembang untuk menikmati suasana libur Lebaran bersama keluarga. Mereka sengaja memborong pempek sebagai oleh-oleh atau untuk langsung dinikmati di tempat.

"Banyak yang dari Jakarta, Bandung, Lampung, dan kota-kota lain. Mereka cari pempek murah tapi enak. Kebetulan kami jual dengan harga Rp 1.000 per biji, jadi cocok untuk dijadikan oleh-oleh," tuturnya.

Cek Mina memulai usahanya sejak tahun 2003 dengan menjajakan pempek di pasar tradisional. Berkat ketekunannya, kini ia sudah memiliki beberapa karyawan dan dapur produksi yang mampu menyuplai ribuan pempek perhari. Produk andalannya adalah pempek kecil jenis lenjer dan adaan, pempek tahu yang dijual dengan harga terjangkau namun tetap menjaga cita rasa khas.

"Walaupun harga kita murah, namun rasa kualitas kita tidak murahan, kita mempertahankan kualitas rasa dengan menggunakan ikan segar dan sagu berkualitas. Saya percaya bahwa kunci keberhasilan usahanya adalah konsisten dalam rasa dan harga yang terjangkau untuk semua kalangan," jelasnya.

Mina berharap tren positif ini bisa terus berlanjut hingga masa liburan sekolah mendatang, mengingat Palembang merupakan salah satu destinasi kuliner favorit di Sumatera Selatan.

"Semoga Palembang makin ramai wisatawannya, jadi usaha kecil seperti kami bisa terus hidup dan berkembang," ujarnya.

Sementara itu, Rina Amelia warga Bandung mengatakan sengaja membeli pempek di Cek Mina karena harganya terjangkau dan rasanya yang lezat.

"Kami sudah langganan sejak dulu membeli pempek di sini , sampai sekarang rasanya enak murah dan terjangkau,"katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal senada disampaikan oleh Rani, warga Bangka menyampaikan membeli oleh-oleh pempek khas Palembang selalu di kawasan Tanggo Rajo Cindo Seberang Ulu I, karena harga yang terjangkau dan pempek yang pres.

"Harga terjangkau dan pempek yang enak, kita langganan beli di sini," tutupnya. (peb/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT